Senin, 25 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Lifestyle

Tetap Gesit dan Lincah di Usia 80 Tahun

| editor : 

TUMPENG NASI KUNING: Marlupi Sijangga (tiga dari kanan) merayakan ulang tahun yang ke-79 tahun bersama redaksi Jawa Pos Senin (27/3) malam di Graha Pena Surabaya.

TUMPENG NASI KUNING: Marlupi Sijangga (tiga dari kanan) merayakan ulang tahun yang ke-79 tahun bersama redaksi Jawa Pos Senin (27/3) malam di Graha Pena Surabaya. (Angger Bondan/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com – Founder sekolah tari Marlupi Dance Academy, Marlupi Sijangga, Senin (27/3) berulang tahun ke-80. Dia merayakan hari lahirnya itu bersama awak redaksi Jawa Pos. Bahkan, Marlupi menari balet bersama Asley Sijangga dan Fii Noora M.S., dua murid terbaiknya.

Asley dan Fii bergerak gemulai seperti dua angsa. Cantik. Di tengah penampilan, mereka mengajak sang guru, Marlupi, untuk menari bersama.

Di usianya yang memasuki kepala delapan, Marlupi masih aktif dalam balet. Bagi perempuan kelahiran 27 Maret 1937 tersebut, balet diibaratkan sebagai jiwanya. Dia mendalami balet sejak usia remaja. ”Balet is my life,” tuturnya.

SMILE: Marlupi Sijangga (tengah) diapit Asley Sijangga (kiri) dan Fii Noora tampil Senin (27/3) malam di ruang redaksi Jawa Pos.

SMILE: Marlupi Sijangga (tengah) diapit Asley Sijangga (kiri) dan Fii Noora tampil Senin (27/3) malam di ruang redaksi Jawa Pos. (Angger Bondan/Jawa Pos/JawaPos.com)

Sebenarnya dia tertarik pada balet secara tidak sengaja. Marlupi ingat betul ketika usianya masih belasan, dirinya dan Elizabeth, sahabatnya, melihat latihan balet. ”Saat itu kami habis renang,” tuturnya.

Tegalsari Ballet School menjadi sekolah balet pertamanya. Untuk masuk ke sekolah itu, dia meminta biaya dari kakaknya, Bhe Ing. Latihan pertamanya dimulai dengan sembunyi-sembunyi. Namun, Marlupi merupakan orang yang tekun. Ilmu baletnya terus bertambah hingga akhirnya dia mulai mengajar.

Ada salah satu pengalaman yang selalu diingat Marlupi. Yakni, saat awal mengajar, dia menempati gedung yang selalu bocor setiap hujan. Akhirnya dia berpindah-pindah tempat. ”Dulu saya hanya punya sepuluh murid,” ucap balerina yang sekolah musiknya tersebar di Indonesia itu.

Marlupi memiliki cara khusus agar tetap sehat di usia senja. Salah satunya adalah balet. Selain menjaga menu makanan, dia aktif berkegiatan.

Meski sudah memiliki banyak asisten untuk mengajar, Marlupi selalu menyempatkan diri masuk dalam kelas. ”Saya selalu bahagia mengajari anak-anak balet,” katanya. Beberapa gerakan juga masih bisa dia praktikkan.

”Kita harus selalu bahagia,” kata ibunda Fifi Sijangga tersebut. Bahagia, menurut Marlupi, merupakan salah satu resep untuk membuat dirinya awet muda. ”Kalau ada yang iri dan jahat pada kita, biarkan saja. Kita terus berbuat baik karena Tuhan itu tahu,” imbuhnya. Selamat ulang tahun. Sehat dan bahagia selalu, Tante Marlupi. (lyn/c7/jan/sep/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP