Rabu, 20 Sep 2017
Logo JawaPos.com
Metropolitan

Beban Kerja Jadi Penyebab Bos JKT48 Nekat Akhiri Hidup

| editor : 

Kenangan saat kompetisi suit JKT48 yang digelar pada pertengahan 2016. Saat itu, Jiro Inao (kiri) membawa kado besar berisi Jessica Veranda ke tengah panggung.

Kenangan saat kompetisi suit JKT48 yang digelar pada pertengahan 2016. Saat itu, Jiro Inao (kiri) membawa kado besar berisi Jessica Veranda ke tengah panggung. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

JawaPos.com – Sosok penting dalam perkembangan karir JKT48, Jiro Inao telah meninggal dunia. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun JKT48 Operational Team (JOT) terkait motif pria 48 tahun itu untuk nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri.

Untuk sementara, yang menjadi acuan penyebab kematian GM JKT48 itu berasal dari aparat kepolisian. Menurut Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan AKP Mansuri kepada JawaPos.com, penyebab Jiro mengakhiri hidup karena beban pekerjaan. ’’Informasi yang dikumpulkan polsek, karena beban kerja,’’ ujarnya.

Dari informasi polisi pula yang menyebutkan kalau pria yang akrab disapa Jiro-san itu menghembuskan nafas terakhir karena bunuh diri. Mansuri menambahkan, proses visum atas kematian Jiro sudah selesai dilakukan. Jenazah juga sudah dikembalikan ke rumah duka.

Namun, Mansuri belum tahu kapan jenazah akan dikebumikan. Dia juga belum bisa memastikan, apakah Jiro akan dikebumikan di Indonesia, atau di kampung halamannya di Jepang. ’’Itu urusan keluarganya,’’ sambung dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jiro Inao dikabarkan bunuh diri pada Selasa (21/3) sore sekitar pukul 17.00 WIB di rumahnya, kawasan Pondok Aren. Yang kali pertama menemukan jasad Jiro adalah pembantunya. Dia diminta istri Jiro untuk melihat melalui celah jendela karena yang bersangkutan tidak merespon saat dipanggil. (elf/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP