Kamis, 23 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Jumlah Penerima Rastra di Banten Menurun...

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera (rastra) di Banten menurun pada 2017 ini. Penurunan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersebut diketahui dari hasil rapat Bulog Sub-Divre Banten bersama Dinas Sosial Provinsi Banten.

“Jumlah KPM yang sudah kami terima baru Kota Serang dan Kota Cilegon,” kata Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub-Divre Banten, Sony Supriyadi saat dihubungi Senin (20/2).

Diketahui jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Serang yang sebelumnya berjumlah 17.121 KPM, turun menjadi 16.390 KPM, diikuti dengan Kota Cilegon yang sebelumnya berjumlah 11.084 KPM turun menjadi 10.383 KPM.

“Penyebab turunnya KPM kami juga belum tahu secara pasti, karena bentuknya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau e-voucher,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya e-voucher para KPM mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 kilogram gula putih, dan akan mulai didistribusikan secara bertahap di masing-masing Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten.

“Harusnya e-voucher ini berlaku di awal tahun, namun karena ini baru, jadi kita juga perlu waktu penyesuaian,” katanya.

Sementara itu, saat ini jumlah stok beras dan gula di Bulog Sub-divre Banten masih dinilai mencukupi. Stok gula saat ini, kata dia, terpusat di gudang Divre Jakarta.

"Saat ini kita stok masih di angka 26.000 ton itu untuk di gudang divre maupun di pabrik gula. Sedangkan stok beras masih di angka 4.500 ton, namun ada kemungkinan akan ada pesan sejumlah 500-1.000 ton beras. Alhamdulillah tahun ini harga beras tidak bergejolak,” ungkapnya. (Wirda/yuz/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP