Senin, 25 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Soal Pelaporan Habib Rizieq, Polda Jawa Barat: Kami Mencari Bukti, Bukan Pengakuan

| editor : 

Habib Rizieq

Habib Rizieq (doc Jawa Pos.com)

JawaPos.com - Polda Jawa Barat enggan ambil pusing terhadap tudingan Habib Rizieq Shihab soal video pelaporan terhadapnya adalah video palsu. Pasalnya, Rizieq meragukan video yang menjadi bukti pelaporan terhadapnya.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus menuturkan bahwa pihaknya bertugas untuk mencari bukti. "Ya boleh kalau keterangannya seperti itu, enggak apa apa. Kan kita bukan mencari pengakuan, kita mencari bukti," kata Yusri kepada wartawan, Jumat (13/1).

Yusri menegaskan, video barang bukti kasus yang menjerat Rizieq asli. Kesimpulan itu didapat setalah video diperiksa tim puslabfor. "Sudah di Puslabfor. Asli, iya. Ke Puslabfor kita," lanjut Yusri.

Untuk total saksi kasus yang menjerat Rizieq, setidaknya sebelas orang telah dimintai keterangan. Kedepan masih ada beberapa saksi lain yang bakal dimintai keterangan kepolisian.

"Sudah 11 sama Rizieq. Saksi ahli, saksi pelapor (akan dipanggil). Ahli pidana, bahasa, IT kita mintai keterangan lagi," tegas Yusri.

Diketahui, Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri atas kasus penodaan terhadap simbol negara ke Bareskrim Polri. Laporan ini didasari video yang beredar atas ucapan Rizieq ketika berceramah di Bandung.

Kemudian kasus ini dilimpahkan ke Polda Jawa Barat. Demi menuntaskan pengusutan, polisi telah memanggil Rizieq pada Kamis (12/1) kemarin. Dia dipanggil atas status sebagai saksi terlapor.

Hanya usai diperiksa, Rizieq meragukan keabsahan barang bukti video. Dia menganggap video telah diedit. Total dua jam ceramahnya, hanya dua menit yang dijadikan barang bukti. (elf/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP