Jumat, 20 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Pendapa Dihantam Puting Beliung, Cungkup Makam Syech Djumadil Kubro Utuh

| editor : 

UTUH: Kondisi makam Syech Djumadil Kubro, di Troloyo, Trowulan, Mojokerto.

UTUH: Kondisi makam Syech Djumadil Kubro, di Troloyo, Trowulan, Mojokerto. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto/JPG)

JawaPos.com- Jamaah ziarah makam Troloyo atau makam waliyullah Syech Maulana Sayyid Djumadil Kubro, di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (2/11) dini hari tadi panik.

Mereka mendadak berhamburan keluar makam setelah angin kencang menghantam bangunan pendapa utama. Tepatnya pada bangunan yang di bawahnya menutupi makam sesepuh wali songo tersebut atau di lokasi biasa jamaah berkirim doa.

Tidak hanya menyebabkan lubangan besar pada bagian atap, angin juga memporak-porandakan bangunan hingga material bangunan berceceran dalam kawasan makam.

”Gelondak, saya kira apa? Ternyata saat kami lihat ada plafon yang jebol," ungkap Sardi, 62, salah satu petugas kebersihan makam kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Sebelum sebagian besar atap pendapa utama tersebut jebol dia juga sempat mendengar suara gemuruh angin kencang yang mengarah ke komplek makam yang biasa dikunjungi peziarah dari seluruh pelosok negeri tersbut.

”Peristiwanya sekitar pukul 02.00. Waktu itu masih banyak peziarah, karena masih bertepatan dengan malam Jumat Legi,” tandasnya. Dengan demikian diperkirakan masih banyak peziarah yang saat itu sedang khusuk berkirim doa. Baik datang secara rombongan maupun perorangan.

Anehnya, meski sebagian material menimpa penutup makam, namun cungkup makam Syech Djumadil Kubro yang berada di pendapa masih dalam keadaan utuh dan tegak. (ori/ris/JPG)

 

Sponsored Content

loading...
 TOP