Minggu, 24 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Menko Kemaritiman Pantau Kelanjutan Pengembangan KEK Mandalika

| editor : 

Lahan kawasan KEK  Mandalika, NTB

Lahan kawasan KEK Mandalika, NTB (Dok.Lombok Pos/JPG)

JawaPos.com MATARAM- Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman terus memantau progres penanganan lahan seluas 109 hektare di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika Resort. 

Rencananya, hari ini, Pemprov NTB akan mengadakan pertemuan dengan tim khusus dan warga yang mengaku sebagai pemilik lahan di KEK Mandalika Resort. Terkait hal ini, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi mengatakan, dalam pertemuan tersebut ia ingin mengajak warga dan tim khusus untuk berdiskusi. 

Posisi lahan tersebut sudah jelas, sebagaimana disampaikan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan sebelumnya, bahwa lahan tersebut merupakan milik negara. Tapi pemerintah juga mengapresiasi warga yang sudah lama menguasai dan menggarap lahan tersebut. Sehingga pemerintah sepakat untuk memberikan semacam uang kemuliaan kepada warga tersebut. 


”Ini bukan uang tali asih, tidak. Tapi uang kemuliaan,” katanya seperti dikutip Lombok Pos (Jawa Pos Group), Rabu (16/11).

Uang tersebut lebih merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada masyarakat. Jika kebijakan ini ditempuh, maka ia meminta kepada pemerintah pusat untuk membuat Instruksi Presiden (Inpres) sebagai dasar hukum pemberian uang. 

Inpres itu berisi instruksi kepada Menteri Keuangan dan BUMN untuk memberikan uang kemuliaan. ”Atau apalah istilahnya nanti yang baik,” katanya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Yusron Hadi menambahkan, pertemuan di ruang rapat utama kantor Gubernur NTB akan menghadirkan warga pengklaim lahan, tim khusus dari Polda NTB, Gubernur NTB, Pemda Lombok Tengah dan pihak-pihak terkait. 

Termasuk perwakilan Kemenko Maritim yang datang memantau. ”Pemprov NTB sudah menyerahkan kepada tim kecil untuk merumuskan langkah-langkah, hasilnya akan disampaikan dalam rapat,” katanya.

Kedatangan perwakilan kementerian menurutnya akan turut mempercepat proses pembanguan. Ia berharap, dengan pertemuan tersebut segera ada langkah nyata untuk menyelesaikan masalah lahan di kawasan Mandalika. 

Seperti apa solusinya maka akan terungkap dalam pertemuan itu. ”Tidak ada yang ingin lambat-lambat membangun, KEK merupakan kawasan yang sangat strategis bagi NTB,” katanya. (ili/r7/nas/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP