Jumat, 22 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Pemerintah Optimis Tuntaskan Jalan Tol Baru 1.060 Kilometer di 2018

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JPNN)

JawaPos.com-Pemerintah terus mengebut penyelesaian pembangunan jalan tol sebagai bagian dari upaya memperlancar arus barang sehingga bisa menekan biaya distribusi yang selama ini dikeluhkan kalangan pengusaha.

"Kita berharap  akan ada tambahan jalan tol sepanjang 1.060 kilometer  hingga 2018," ujar Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kepada pers di Jakarta, Jum'at (7/10).

Basuki mengakui  keterbatasan pembiayaan asal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)  dan sulitnya pengadaan tanah menjadi kendala utama pengembangan jalan tol.

"Untuk infrastruktur yang feasible, kita tawarkan kepada swasta dan BUMN untuk mengambil peran. Kalau tidak feasible, pemeirintah baru masuk," katanya.

Kepala Badan Pengatur Jalan tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengaku sejak program pengembangan jalan tol diintensifkan sejak 2014, setidaknya tambahan ruas  jalan sepanjang  132 kilometer tahun lalu dan 39 kilometer pada 2016.

"Ini memang baru 17 persen dari target 1.060 kilometer," kata Herry.

Meski ada kendala di awal pelaksanaan, Herry optimis target 1.060 kilometer jalan tol baru hingga 2018 bisa terealisasi.

Sejumlah jalan tol tengah kini tengah digarap seperti jalan tol, seperti trans jawa 510 kilometer, 148 kilometer di proyek trans sumatera, 99 kilometer untuk ruas tol Balikpapan-Samarinda.(nas/JPG)
 

Sponsored Content

loading...
 TOP