Kamis, 23 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Gunung Rinjani Ditutup untuk Wisatawan

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (dok.Jawapos.com)

JawaPos.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status Gunung Rinjani menjadi Waspada, dari sebelumnya Normal. 

Hal tersebut menyusul terjadinya peningkatan aktivitas gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat itu. 

Merujuk data pengamatan visual dan instrumental, diketahui terjadi erupsi bersifat eksplosif dalam skala kecil dari puncak Barujari. 

Ini seperti halnya terjadi setahun yang lalu.

Rinjani disebutkan Badan Geologi pada bulan September ini merekam 34 kejadian tremor, 51 gempa low frequency, 45 gempa vulkanik dalam, 9 dangkal, 5 gempa tektonik lokal, dan 44 gempa tektonik jauh.

"Secara umum kegempaan Rinjani sebelum erupsi tidak menunjukkan peningkatan yang besar. Hingga saat ini masih terdapat potensi erupsi lanjutan," ucap Kepala Badan Geologi, Pusat Vulaknologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kasbani melalui keterangannya, Selasa (27/9).

Oleh karenanya, wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas atau mendirikan tenda di dalam kaldera Gunung Rinjani atau sejauh 3 kilometer dari kawah Barujari. 

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.

"Masyarakat di sekitar Gunung Rinjani diharap tenang serta wapada. Tidak pula terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Rinjani," jelas Kasbani seraya mengatakan bahwa pihaknya akan selalu memberikan pemberitahuan terbaru dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait.(prs/rmol/mam/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP