Minggu, 22 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Pacu Pertumbuhan Sektor Industri, Kemenperin Siapkan Sejumlah Kebijakan

| editor : 

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Istimewa)

JawaPos.com-  Kementrian Perindustrian menyiapkan sejumlah langkah untuk  memacu pertumbuhan industri pengolahan non migas di tengah kondisi perekonomian global yang masih sulit. 

Deregulasi yang telah dan akan dilakukan diharapkan  menciptakan iklim investasi yang kondusif dan  memudahkan para pelaku industri berusaha di Indonesia.

“Kami optimis sektor industri bisa tumbuh lebih baik lagi ke depan seiring implementasi berbagai paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,” ujar  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seusai Konferensi Pers Pemerintah tentang Nota Keuangan dan RAPBN)  2017 di Jakarta, Selasa (16/8).

Hadir dalam acara ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution,  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan sejumlah menteri bidang ekonomi lainnya.

“Target dari Menko Perekonomian untuk pertumbuhan industri tahun 2017 sebesar 5,4 persen atau 0,1 persen di atas pertumbuhan ekonomi, dapat kami capai,” tegas Airlangga. 

Target itu dapat dicapai,  lanjutnya, antara lain melalui pendalaman struktur industri, kebijakan harga gas industri yang kompetitif, pemberian tax allowance dan tax holiday, serta harmonisasi tarif.

Saat ini Indonesia menjadi salah satu negara tujuan investasi karena laju pertumbuhan ekonomi yang positif. “Sesuai yang disampaikan Presiden Joko Widodo, pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di Asia,” ujar Airlangga.

Berdasarkan catatan Kementerian Perindustrian, nilai investasi PMDN sektor industri semester I tahun 2016 sebesar Rp 50,70 triliun atau tumbuh 17,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 43,01 triliun. 

Sedangkan, nilai investasi PMA sektor industri semester I Tahun 2016 mencapai USD 8,01 miliar atau tumbuh sebesar 49,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebesar USD 5,37 miliar. 

“Tren investasi yang cukup bagus tersebut menunjukkan kepercayaan dari para investor,"  paparnya.(nas/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP