Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Otomotif

Otomotif Berharap Berkah Bunga Rendah

| editor : 

Otomotif Berharap Berkah Bunga Rendah

Otomotif Berharap Berkah Bunga Rendah (JawaPos.com)

JawaPos.com JAKARTA – Penurunan kembali suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) ke level 6,75 persen membawa angin segar ke pasar otomotif. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) optimistis situasi pasar tahun ini lebih baik bila dibandingkan dengan tahun lalu.

Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra menyatakan, pasar otomotif tahun ini awalnya diperkirakan masih stagnan.

Angka penjualan mobil di pasar domestik diprediksi tidak jauh dari realisasi 2015 sebanyak 1,013 juta unit. Ternyata ada tanda-tanda penguatan pada dua bulan pertama tahun ini. Penjualan mobil-mobil Daihatsu berhasil meraih target yang ditetapkan.

’’Kami bersyukur, hingga bulan kedua tahun ini, Daihatsu mencapai penjualan yang cukup baik,’’ kata Amelia.

Secara keseluruhan, Daihatsu berhasil menjual 27.948 unit di segmen wholesales dan retail sales 28.072 unit.

Angka itu memang lebih rendah jika dibandingkan dengan 29.059 unit pada periode yang sama tahun lalu. Saat itu optimisme pasar terhadap perekonomian cukup kondusif sebelum akhirnya memburuk menjelang pertengahan tahun.

Pasar mobil nasional pada Januari dan Februari 2016 mencapai 173.262 unit. Artinya, realisasi penjualan lebih rendah 5,2 persen jika dibandingkan dengan 182.934 unit pada periode sama tahun lalu.

Meski terjadi pelemahan, Amel meyakini kondisi akan membaik. Sejumlah sentimen positif telah diberikan, termasuk komitmen penurunan suku bunga bank dan rencana penurunan harga bahan bakar premium.

’’Daihatsu akan terus meningkatkan pelayanan penjualan dan purnajual, termasuk penambahan jumlah outlet serta produk improvement,’’ terangnya.

Head Corporate Planning Division ADM Rudi Ardiman mengungkapkan, penjualan otomotif nasional pada awal tahun lalu melesat tinggi di kisaran 90 ribu unit per bulan.

Namun, terjadi penurunan pada pertengahan tahun. Rata-rata penjualan tahun lalu berkisar 83,5 ribu unit per bulan.

Sebaliknya, awal tahun ini penjualan memang masih lebih rendah jika dibandingkan dengan awal tahun lalu. Namun, secara rata-rata kondisi pasar sudah membaik sehingga 84 ribu unit terjual setiap bulan.

Penurunan suku bunga kredit diyakini mendorong penjualan otomotif. Sebab, 70–80 persen pembeli kendaraan di Indonesia memanfaatkan fasilitas kredit kendaraan bermotor.

Selain itu, perbaikan daya jual terjadi di kalangan industri. Harga komoditas seperti batu bara dan sawit mulai terlihat menguat. Harga minyak mentah dunia juga mulai stabil.

’’Imbas perbaikan sektor komoditas ke otomotif itu biasanya langsung dan cukup tinggi,’’ ungkap dia. (gen/c14/noe)

Sponsored Content

loading...
 TOP