Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hankam

Polisi Dalami Peran Abu Bakar Baasyir Dalam Aksi Teror

| editor : 

Ustaz Abu Bakar Ba'asyir

Ustaz Abu Bakar Ba'asyir (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Para narapidana terorisme yang mendekam di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan diduga bebas berkomunikasi ‎dengan pihak luar. Bahkan disinyalir dua tokoh teroris yaitu Abu Bakar Baasyir dan Aman Abdurrahman bebas menerima tamu dari pengikutnya yang datang berkunjung ke Lapas.

Sehingga hal itu dinilai ‎semakin melancarkan gerakan kelompok radikal tersebut merencanakan aksi-aksi terornya. "Itu mungkin nanti perlu pendalaman lebih jauh. Di dalam kan masih ada ABB (Abu Bakar Baasyir), AA (Aman Abdurrahman). Ini kan pentolan-pentolannya masih ada di sana," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Charliyan, Kamis (21/1).

Dia menduga para napi teroris itu masih berperan penting dalam setiap aksi teror, khususnya bom di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pekan lalu. Makanya dalam pengusutan kasus bom Thamrin, Polri meminjam lima narapidana teroris untuk diperiksa.

"Makanya kemarin kami bon (pinjam) empat orang napi dari Lapas Tangerang, dan satu dari Nusakambangan (Jateng)," terang dia.

Saat dikonfirmasi apakah dalam pengembangan kasus tersebut Polri akan meminjam Aman dari Lapas Nusakambangan untuk diperiksa lebih lanjut terkait bom Thamrin, Anton berlum bisa memastikan.

"Sementara ini belum (dibon untuk diperiksa), masih kami dalami," kata dia. (elf/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP