Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Teknologi

Telkomsel NexDev Kian Seru, 20 Finalis Masuk Booth Camp

| editor : 

Salah satu peserta The NextDev

Salah satu peserta The NextDev (dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Telkomsel ‘The NextDev’ mulai memasuki fase ‘Boot Camp' selama tiga hari di Jakarta. Ada 20 besar finalis akan unjuk kebolehan.

Saat ini, mereka mengikuti serangkaian kegiatan yang akan memperkaya sebagai startups/developer, di antaranya berupa workshop, one on one mentoring and coaching, training mengenai presentation skill, serta finalisasi UI/UX (User Interface/User Experience). 

Di akhir program, tiga tim terbaik akan mendapatkan hadiah 5M, yakni Market Access, Marketing Publicity, Mentoring, Management Trip dan Money.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati berharap para finalis The NextDev akan memiliki pengetahuan tentang business model yang ingin dikembangkan, tren dari industri aplikasi mobile saat ini, branding, go to market strategy, kesempatan untuk scaling, serta apa yang menjadi harapan dari market dan investor.

"Agar mampu menghasilkan aplikasi yang ready to sell," katanya, Senin (21/9) di Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, Telkomsel menggaet mentor atai coach yang kaya pengalaman di bilangnya. 

Sebut saja, Yansen Kamto (CEO Kibar Kreasi), Vina Serlina (Senior User Experience Expert BliBli Management),  Andreas Sandjaja (CEO Badr Interactive).

Lalu, Ivan C. Permana (Vice President Technology & System Telkomsel), Iwan Setiawan (Chief Khowledge Officer MarkPlus) dan Dian Wulandari (CEO Marketeers).

“Fase Boot Camp menjadi sangat penting dalam rangkaian program The NextDev, karena fase ini seluruh finalis akan dibekali dengan berbagai pengetahuan yang akan menunjang dalam memasarkan produk mereka”,  papar Adita.  

Salah satu finalis dari Yogyakarta mengusung aplikasi yang dinamakan HICO (Hybrid Smart Controller). Aplikasi itu sebuah sistem yang terdiri dari hardware dan software yang dapat digunakan untuk mengontrol peralatan listrik atau elektronik melalui smartphone dengan memanfaatkan jaringan internet.

“Aplikasi-aplikasi yang masuk ke 20 besar finalis memiliki keunikan masing-masing.”,jelas Adita. (hyt/jpg)

Sponsored Content

loading...
 TOP