Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Politik

Misbakhun Tak Rela Menkeu Jadi Korban Pencitraan Anggota DPR Penolak Kenaikan Tunjangan

| editor : 

Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun.

Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun. (Foto: dokumen JPNN.Com)

JawaPos.Com - Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun meminta agar usul pemerintah tentang kenaikkan tunjangan bagi wakil rakyat dibatalkan. Politikus Golkar itu menyampaikan permintaanya langsung ke Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro dalam rapat kerja di Komisi XI DPR, Senin (21/9).

 

Menurut Misbakhun, permintaannya itu juga terkait dengan pembahasan RAPBN 2016. "Saya sarankan lebih baik dibatalkan," katanya.

Dia menjelaskan, DPR jadi riuh lantaran ada surat Menkeu tentang usul kenaikan tunjangan. Ada yang menolak karena demi pencitraan, tapi ada pula yang menyetujui dengan embel-embel.

Karenanya Misbakhun menyarankan agar Menkeu membatalkan usulannya. “Jangan sampai Bapak (Menkeu Bambang, red) jadi korban predator-predator politik yang ingin pencitraan," sebut dia.

Mantan pegawai Departemen Keuangan itu menambahkan,  banyak anggota DPR yang menyebut usul kenaikan tunjangan itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Padahal, lanjut Misbakhun, pembahasan hal-hal yang masuk ranah anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) selalu dilakukan terbuka.

"Jangan sampai ada kalimat itu dibicarakan sembunyi-sembunyi. Jangan sampai masuk ke wilayah politik yang konkret dan rumit. Batalkan‎ !" serunya.

Oleh karena itu, dia berharap Badan Anggaran DPR nanti membatalkan usul kenaikan tunjangan bagi dewan.  "Saya akan dukung. Di RAPBN 2016 bahkan tidak perlu dibahas lagi, langsung batalkan saja," tandasnya.(dna/JPG)

 

Sponsored Content

loading...
 TOP