Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Politik

Anggap Proyek MRT Jadi Bukti Keberanian Jokowi

| editor : 

Presiden Joko Widodo saat meresmikan bor Antareja untuk proyek mass rapid transit (MRT) di Jakarta, Senin (21/9).

Presiden Joko Widodo saat meresmikan bor Antareja untuk proyek mass rapid transit (MRT) di Jakarta, Senin (21/9). (Foto: Sekretariat Kabinet)

JawaPos.Com - Anggota Komisi V DPR yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, Nusyirwan Soejono memuji kebijakan pemerintahan Joko Widodo untuk memacu proyek untuk transportasi massal. Salah satu keseriusan pemerintah itu ditunjukkan dengan peresmian bor Antareja untuk menuntaskan proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta.

 

Menurut Nusyirwan, proyek MRT untuk moda transportasi massal di wilayah Jakarta sudah ditunggu lebih dari seperempat abad. Sebab, perencanaannya sudah ada dalam tata ruang DKI tahun 1985

Namun, realisasinya ternyata baru bisa dilakukan di era Presiden Joko Widodo. Prosesnya kini sudah pada tahap pengeboran. “Ini adalah langkah berani,” kata Nusyirwan di Jakarta, Senin (21/9).

Nusyirwan mengatakan, selama ini memang banyak kendala dan hambatan dalam mewujudkan MRT. Kendalanya bukan hanya dalam hal pembiayaan dan pembebasan lahan, tetapi juga perizinan.

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Nusyirwan Soejono.

Ia tak menampik bahwa selama proyek pengerjaan MRT juga akan ada imbas lainnya. Terutama kemacetan di Jakarta akan bertambah.

Namun, kata Nusyirwan, ketika proyek MRT tuntas dan mulai beroperasi dalam dua tahun mendatang, maka Jakarta memiliki transportasi publik yang murah bisa diandalkan. “Proyek ini memang membutuhkan pengorbanan rakyat karena kemacetan bertambah. Tapi dua tahun lagi ada transportasi publik yang andal,” ucapnya.

Karenanya politikus PDI Perjuangan itu mengapresiasi keberanian Jokowi -sapaan Joko Widodo untuk mempercepat proyek MRT dengan memulai pengeboran bawah tanah dari Bundaran Senayan hingga Bundaran HI. Menurut Nusyirwan, proyek MRT merupakan harapan akan  transportasi publik yang modern dan layak di Jakarta.

Selain itu, nantinya MRT juga akan dipadukan dengan moda transportasi lain seperti light rail transit (LRT). “Memang harus ada yang berani memulainya,” katanya.(ara/JPG)
 

 

Sponsored Content

loading...
 TOP