Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
JPG Today

Bangunan Liar Diratakan Pol PP, Warga: Ini Tanah Tuhan Pak!

| editor : 

Petugas sat pol pp merobohkan bangunan liar.

Petugas sat pol pp merobohkan bangunan liar. (Apri/Balikpapan Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com--Puluhan anggota tim gabungan Satpol PP, TNI, Polri dan Kecamatan membongkar delapan bangunan liar di kawasan Jalan Bukit Cinta, Balikpapan Tengah, Kaltim, Rabu (16/9) pagi. Bangunan gubuk itu dibongkar karena tidak dilengkapi izin mendirikan bangunan (IMB). 

Kawasan tersebut kumuh karena sampah pemulung yang ditumpuk di sekitar gubuk. Satpol PP telah memberi teguran sejak 2 Juli lalu, tetapi hingga dilakukan pembongkaran para penghuni bangunan itu tetap bertahan dan tidak mau pindah. 

Akhirnya petugas gabungan turun tangan melakukan pembongkaran secara paksa. “Dari delapan bangunan liar ini pemiliknya ada empat orang. Sampai tanggal jatuh tempo, bangunan tak kunjung dibongkar makanya kami yang melakukan pembongkaran,” kata Kasatpol PP AKBP Freddy Pasaribu.

Sebelum dibongkar, petugas juga membantu mengeluarkan seluruh barang milik penghuni rumah. Isak tangis mewarnai proses pembongkaran itu. Satu per satu tiang bangunan dipotong menggunakan gergaji mesin, kemudian dirobohkan menggunakan tali yang ditarik secara beramai-ramai. 

Selain tanpa izin, bangunan tersebut juga dianggap berada di lokasi rawan longsor, menyalahi estetika kota, dan rawan terjadi kebakaran. Informasi lain menyebutkan bangunan itu disewakan pemilik kepada para pemulung dengan biaya Rp 500 ribu setiap bulan.

Tak ada perlawanan dari penghuni selama pembongkaran berlangsung. Para penghuni hanya pasrah dan meratapi tempat tinggalnya rata dengan tanah. Namun, ada seorang yang menyatakan protes. “Ini tanah Tuhan pak!,” katanya.(pri/war/jpg)

Sponsored Content

loading...
 TOP