Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Komisi VII ke Rusia, Pingin Belajar Listrik Nuklir

| editor : 

Tamsil Linrung

Tamsil Linrung (dok.JPNN)

JawaPos.com- Komisi VII DPR RI memberi jalan ke PT PLN sebagai salah satu solusi mengatasi defisit listrik nasional. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung bersedia membantu PLN, setelah mereka kembali dari Rusia.

Kebetulan Komisi VII DPR telah menyiapkan rencana berkunjung ke pusat listrik tenaga nuklir milik Rusia.

Politisi asal Sulawesi Selatan ini menawarkan PLN supaya mempelajari kerjasama dengan Rusia dalam hal pengembangan energi nuklir.

"Dua hari lalu saya menerima kunjungan Dubes Rusia di DPR. Mereka menawarkan kerja sama bidang energi nuklir,” kata Tamsil saat membuka diskusi listrik yang digelar Lembaga Tali Foundation di Insan Cendekia Madani BSD, Tangerang, Senin (14/9).

Tamsil mengaku Komisi VII akan melakukan kunjungan balasan ke Rusia, untuk menindaklanjuti keseriusan Rusia seperti yang disampaikan di DPR.

“Kami akan melakukan kunjungan kerja ke Rusia pada 27 September, untuk melihat langsung proyek nuklir di sana,” ujar

Tamsil mengaku tertarik mendengar presentasi delegasi Rusia, setelah mengetahui proyek nuklir ini sukses dikembangkan di Turki, Vietnam, dan Mesir.

“Saya kira pemerintah perlu mempertimbangkan kerja sama ini,  khususnya Menko Maritim Rizal Ramli yang meragukan program ini dan menganggap tidak realistis,” katanya

Diskusi yang digelar Tali Foundation yang dibina Tamsil menghadirkan Direktur Konstruksi Energi Terbarukan PT PLN (Persero) Nasri Sebayang.

Tamsil Linrung, mengatakan, listrik menjadi masalah yang sangat fundamental bagi bangsa ini. Selain kebutuhan primer masyarakat, listrik juga menjadi roda penggerak perekonomian nasional.

Dia kemudian menyinggung masalah listrik 35.000 mega watt (MW) dan pulsa listrik (token).

"Saya harap melalui diskusi ini, Direktur PLN bisa memberikan penjelasan dengan baik, agar tidak membingungkan masyarakat lagi," harapnya.(had/jpg)

Sponsored Content

loading...
 TOP