Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Kata Anggota DPR Ini, Perang JK dan Rizal Buat Investor Lari

| editor : 

Pulau Saronde di Gorontalo (foto: dok.Jawapos)

Pulau Saronde di Gorontalo (foto: dok.Jawapos)

JawaPos.com JAKARTA -  Silang pendapat Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Bidang Kemaritiman soal rencana proyek listrik 35 ribu megawatt (mw) diminta harus disudahi.

Menurrut salah satu anggota DPR RI dari FPAN Lucky Hakim perang wacana di publik tidak sehat.  

Polemik itu akan membuat investor lari akibat kesimpangsiuran program kebijakan.

 "Presiden Jokowi harus selesaikan ini secara internal. Jangan dipublish lagi," tandas Lucky  kepada JawaPos.com di gedung senayan DPR RI, Jakarta Kamis (20/8).

Namun, di mata Lucky apa yang dikritik Rizal   sangat masuk akal. Program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu  mw kurang realistis.  

Politikus yang sempat duduk di komisi VII DPR itu menilai, pengadaan pembangunan pembangkit listrik tersebut adalah target yang terlalu ambisius.

"Ini seperti cerita Bandung Bondowoso. Membangun ratusan candi dalam semalam," ujarnya

Dia mengatakan, dalam membangun pengadaan pembangkit listrik itu butuh proses perizinan yang memakan waktu cukup lama. Belum lagi, pendanaan yang bakal sulit jika hanya dibebankan ke Perusahaan Listrik Negara.

"Saya pikir, tak ada salahnya  pemerintah mengevaluasi ulang target tersebut agar lebih realistis," tutur  pesinetron ini.(rka/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP