Minggu, 17 Dec 2017
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Sukosari Kini Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Sabtu, 25 Nov 2017 13:24 | editor : Anggi Septian Andika Putra

SEMOGA BERMANFAAT : Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Trenggalek, Kades Sukosari, dan perangkat desa, serta warga penerima kartu BPJS, gapoktan, penerima banner bantuan berfoto bersama usai sosialisasi.

SEMOGA BERMANFAAT : Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Trenggalek, Kades Sukosari, dan perangkat desa, serta warga penerima kartu BPJS, gapoktan, penerima banner bantuan berfoto bersama usai sosialisasi. (TITIN RATNA / RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK - BPJS Ketenagakerjaan terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk secara sukarela menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Seperti yang dilakukan KCP BPJS Ketenagakerjaan Trenggalek di Desa Sukosari Kecamatan Trenggalek, Rabu (22/11). Digelar Sosialisasi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan di balai desa, yang dihadiri oleh pelaku usaha dan pekerja mandiri di Desa Sukosari.

Dalam kegiatan ini, disampaikan manfaat bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan dilaksanakan penyerahan simbolis kartu kepesertaan bagi warga yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dilaksanakan pula penyerahan bantuan banner bagi kelompok tani, pelaku usaha, dan bantuan dana pembangunan sarana sanitasi umum yang akan dilaksanakan di dua RT di Desa Sukosari.

Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Trenggalek Sunarto menyampaikan apresiasinya kepada Kepala dan Perangkat Desa Sukosari yang secara aktif mengedukasi masyarakat desa untuk mendaftarkan dirinya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kami kepada Desa Sukosari yang secara aktif mengimbau masyarakat agar terlindung dari risiko kerja dengan mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan. Dengan melihat keaktifan pihak Desa Sukosari ini, maka di tahun 2017 ini kami meresmikan Desa Sukosari sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan”, ucap Sunarto.

Meskipun di desa, tidak menutup kemungkinan musibah atau kecelakaan kerja  dialami, baik oleh petani, pedagang, maupun pelaku industri rumah tangga. Oleh sebab itu, warga desa bisa berperan dalam keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Yang jelas mulai dari awal, perangkat desa saya sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, kami aktif menyebarkan informasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada semua  warga kami. Kami bersyukur BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi usaha kami ini dan mencanangkan Sukosari sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Sudah dilaksanakan kegiatan sosialisasi, ada kegiatan pemancingan massal, dan pembangunan MCK umum,” tutur Kepala Desa Sukosari Nggoro.

Usai sosialisasi, berlangsung penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan banner bantuan kepada pemilik toko, industri rumah tangga dan kelompok tani, serta penyerahan simbolis bantuan untuk pembangunan MCK senilai Rp 22,5 juta yang diterima oleh Kades Sukosari. Sementara kegiatan pemancingan massal telah dilaksanakan pada Minggu, 15 Oktober 2017. (ed/tin)

(rt/ang/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia