Senin, 20 Nov 2017
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Bupati Syahri Uji Coba Damkar Baru

Berharap Tidak Dipakai di Tulungagung

Rabu, 04 Oct 2017 07:00 | editor : Andrian Sunaryo

Bupati Syahri Mulyo praktik memadamkan api.

Bupati Syahri Mulyo praktik memadamkan api. (Whendy Gigih Perkasa/RADAR Tulungagung)

Pemkab Tulungagung resmi menambah satu unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar). Kendaraan berjenis truk tersebut kali pertama diujicobakan di halaman Gor Lembu Peteng, kemarin (3/10). Bupati Syahri Mulyo terjun langsung dalam uji coba itu dengan menyemprotkan air menggunakan truk tersebut, lengkap dengan baju khusus petugas pemadam kebakaran.

Sebelum uji coba, Bupati Syahri Mulyo memukulkan kendi ke arah truk damkar, simbolis peresmian. Orang nomor satu di lingkup Pemkab Tulungagung itu berharap, adanya kendaraan baru damkar bisa meningkatkan kinerja dan profesionalitas personel pemadam kebakaran.

Syahri juga berharap, kendaraan yang dibeli dari APBD sekitar Rp 1,7 miliar itu tidak terpakai di Tulungagung. Artinya, diharapkan tidak ada kejadian kebakaran di Kota Marmer. “Harapannya mobil damkar baru itu tidak terpakai, meski sudah menganggarkan cukup besar. Tapi kalau diminta tolong daerah lain, tentunya siap,” ungkapnya.

DIRESMIKAN: Bupati Syahri Mulyo memukulkan kendi ke arah truk damkar yang baru.

DIRESMIKAN: Bupati Syahri Mulyo memukulkan kendi ke arah truk damkar yang baru. (WHENDY GIGIH PERKASA/ RATU)

Meski sudah ada truk damkar baru itu, Syahri mengaku harapannya belum terpenuhi secara menyeluruh. Sebab, belum ada tangga mekanis. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan pemkab bakal menambah kendaraan damkar baru.

Dalam rangkaian simulasi yang dimulai sekitar pukul 09.00 itu, truk damkar yang baru menunjukkan kemampuannya. Salah satunya, jangkauan menyemprot secara vertikal hingga ketinggian 40 meter. Kendaraan damkar baru itu juga mampu menyedot air dari sumbernya, hanya dalam waktu sekitar dua menit, dan kemudian siap dipakai kembali. Tekanan air mencapai 10 bar. Ini jelas lebih besar dibanding kendaraan lama yang hanya sekitar empat sampai lima bar. “Keunggulannya, jangkauan air ke atas 40 meter dan datar 70 meter. Ada tiga titik pancaran, yakni kanan, kiri, dan atas,” ungkap Kabid Damkar Satpol PP Rakidi.

Meski sudah ada kandaraan baru, kendaraan lama tetap dipakai. Saat ini, Pemkab Tulungagung sudah memiliki tiga unit mobil damkar, ditambah dua truk tangki water supply. (ed/wen/din)       

(rt/whe/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia