Rabu, 13 Dec 2017
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Ingin Motor Keren, Duda Nekat Mencuri

Selasa, 03 Oct 2017 21:19 | editor : Didin Cahya FS

INGIN KENDARAAN SPORT : Petugas ketika menginterogasi Fredy Tamaela Lesmana, kemarin.

INGIN KENDARAAN SPORT : Petugas ketika menginterogasi Fredy Tamaela Lesmana, kemarin. (SITI NURUL LAILIL M/RATU)

 TULUNGAGUNG – Ingin punya motor keren, Fredy Tamaela Lesmana, warga Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, nekat mencuri motor Kawasaki 250 CC milik Henny Faradilla Sari, warga Dusun Doropayung, Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol, pada Kamis (28/9) lalu. Hal itu dilakukannya agar orangtuanya mau membelikan sendiri untuk dia.

Kendati demikian, duda berusia 29 tahun itu tak bisa menikmati atau pun mendapatkan motor baru. Sebab, dia harus berurusan dengan polisi dan menjalani hukuman di balik jeruji setelah Henny Faradilla Sari yang tak lain merupakan saudaranya sendiri, melaporkan kejadian pencurian tersebut kepada pihak berwajib.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Tulungagung dari kepolisian, awal mula penangkapan itu didasari dari laporan Henny Faradilla Sari yang kehilangan sepeda motor 250 CC dengan nomor polisi AG 2266 RAY yang terparkir di dalam rumah. Tak lama, petugas pun langsung melakukan penyelidikan, jika ada saksi yang mengetahui bahwa ada orang yang datang kemudian mengendarai motor tersebut ke arah selatan.

“Kejadian pencuriannya Kamis (28/9), sekitar pukul 20.30. Berdasarkan keterangan korban, setelah ditinggal cari makan, motornya yang sebelumnya terparkir dalam rumah sudah hilang. Lantas mereka langsung melaporkan ke polisi,” ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Yong Ferrydjon, melalui Kasubag Humas AKP Saeroji.

Dari keterangan korban dan saksi, petugas pun akhirnya mendapatkan identitas yang diduga melakukan tersebut. Tak membutuhkan waktu lama, pada Jumat (29/9), sekitar pukul 11.00,  petugas pun lantas mendatangi adiknya, yakni Fredy Tamaela Lesmana, yang saat itu sedang tidur di penyewaan lapangan futsal di daerah Blitar. Di tempat tersebut, juga ditemukan barang bukti sepeda motor yang dia ambil dari rumah Henny.

“Barang buktinya juga berada di penyewaan lapangan futsal tersebut. Tak pelak, petugas langsung menangkapnya dan membawanya ke Mapolsek Sumbergempol,” tegasnya.

Hasil dari penyidikan, pelaku mengaku kurang sabar menunggu orangtuanya membelikan motor sport yang sama untuknya. Kemudian, dia nekat membawa lari kendaraan sport milik saudaranya.“ Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara,” tegasnya.

Sementara itu, Fredy Tamaela Lesmana, saat ditanya mengaku menyesal melakukan hal tersebut. Dia mengatakan, sangat menginginkan motor sport seperti milik saudaranya tersebut. Karena tidak segera dibelikan, lantas dia mengambil motor sport tersebut tanpa izin dengan harapan orangtuanya segera membelikannya sendiri. “Awalnya tidak bilang, tapi sudah saya bawa. Saya sudah berpamitan dengan ibu saya,” ucapnya lirih.

(rt/lai/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia