Rabu, 18 Oct 2017
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Pemilik Toko Emas Al Hikmah Waswas

Perampok Belum Berhasil Dibekuk

Minggu, 17 Sep 2017 12:00 | editor : Andrian Sunaryo

MASIH KHAWATIR : Pemilik toko emas Al Hikmah, Ibad Zamzani dan istrinya saat di tokonya, kemarin (16/9).

MASIH KHAWATIR : Pemilik toko emas Al Hikmah, Ibad Zamzani dan istrinya saat di tokonya, kemarin (16/9). (MEDIAN DONA DONI/RADAR TULUNGAGUNG)

TULUNGAGUNG-Penyelidikan perampok toko emas Al Hikmah, Desa Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol, masih berlanjut. Namun kemarin (16/9) perampok belum berhasil dibekuk. Hal itu membuat pemilik toko tersebut resah. Polisi juga belum memberi tahu perkembangan penyelidikan ke Ibad Zamzani pemilik toko emas Al Hikmah. Dia berharap perampok cepat ditangkap.  Sebab ketika masih berkeliaran bisa jadi mereka merampok lagi.“ Ya harapan saya perampok cepat ditangkap. Dan juga emas yang dicuri bisa kembali,” Ibad Zamzani, 23.

Dia mengatakan,  emas yang dicuri beratnya mencapai 3,5 kilogram. Hal tersebut, membuat dirinya hanya menjual sisa-sisa emas yang tidak dirampok. Beberapa etalase pemajang perhiasan emas tak semuanya terisi. Dan pintu toko tidak dibuka semuanya karena emas tinggal sedikit yang dijual. “ Ini saya sudah memesan CCTV dan juga akan memasang pagar teralis untuk melindungi dari perampokan lagi,” ungkapnya.

Meski dia sudah berupaya memasang CCTV dan teralis, hal tersebut tak membuat nyaman. Sebab perampok yang belum ditangkap bisa saja kembali lagi. Hampir satu bulan sejak 20 Agustus, hingga kini pelaku belum diketahui. “ Kemarin ada polisi yang datang, mungkin mau memberitahukan hasil perkembangan. Tapi hingga sekarang saya tunggu tidak datang-datang,” paparnya.

Sementara Wakapolres Tulungagung, Kompol I Dewa Gde Juliana mengatakan,  Polres Tulungagung dan Polda Jatim yang menangani sudah mendapatkan titik terang identitas pelaku perampokan dari serangkaian penyelidikan sebelumnya. Meski masih lidik dirinya yakin dalam waktu dekat pelaku tertangkap. “ Kami sudah tahu modus yang digunakan dan kami cocokkan dengan yang digunakan dengan kelompok perampok dalam catatan kami. Sudah berhasil kami deteksi namun masih perlu dilidik lagi,” ungkapnya.

Namun hal tersebut terkendala dengan kamera CCTV yang merekam wajah pelaku saat sedang merampok. Wajah pelaku tak sepenuhnya terekam. Sehingga kesulitan yang dialami tak bisa mencocokkan antara identitas dan wajah pelaku.“ Sebenarnya kami sudah mengantongi nama. Dan juga dari mana asal tempat perampok tersebut tapi kembali lagi diidentifikasi lagi supaya faktanya kuat,” pungkasnya.

Sekedar mengingatkan, aksi empat kawanan perampok mengejutkan tiga karyawan toko emas Al Hikmah milik Binti Khulkulis, ibu dari Ibad Zamzani, warga Dusun Maron Desa/Kecamatan Boyolangu, pada Minggu (20/8). Toko di Pasar Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, ini menjadi sasaran empuk pelaku terlebih tidak ada pengamanan lengkap. Dengan cepat perampok yang diketahui menggunakan helm dan cadar ini menodong seluruh karyawan dengan senjata api dan dengan mudah beraksi dan menggasak seluruh emas yang baru dikeluarkan dari brangkas. (*) 

(rt/ona/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia