Rabu, 13 Dec 2017
radartulungagung
icon featured
Pendidikan
STKIP PGRI Tulungagung

Siapkan Calon Guru Profesional Melalui Program Magang di Sekolah

Selasa, 22 Aug 2017 11:34 | editor : Whendy Gigih Perkasa

SIAP MAGANG: Yepi Sedya Purwananti M.Pd didampingi Kepala Sekolah SMAN 1 Tulungagung, Agus Joko Santoso  menyematkan almamater STKIP PGRI Tulungagung kepada perwakilan Mahasiswa Magang.

SIAP MAGANG: Yepi Sedya Purwananti M.Pd didampingi Kepala Sekolah SMAN 1 Tulungagung, Agus Joko Santoso menyematkan almamater STKIP PGRI Tulungagung kepada perwakilan Mahasiswa Magang. (Yos for RATU)

Ketua STKIP PGRI Tulungagung Dr.Imam Sujono, S.Pd. M.M. mengatakan, magang mahasiswa sebagai upaya penguatan kompetensi calon pendidik dilaksanakan dengan tiga tahap. Magang tahap satu untuk mengenalkan mahasiswa tentang kultur dan manajemen sekolah. Magang tahap dua, mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar membuat perencanaan pembelajaran dibimbing Guru Pembimbing, sedangkan magang tahap tiga difokuskan pada pemberian kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik mengajar dan bagaimana cara melakukan penilaian peserta didik.

Tuntutan guru ke depan semakin berat. Untuk itu mahasiswa harus menyiapkan diri sejak dini. Kompetensi guru mutlak diperlukan. Kita sudah masuk dalam persaingan bebas di tingkat ASEAN, kompetisi semakin ketat, itulah yang harus kita perhitungkan dan harus kita hadapi sekarang ini. “Manfaafkan kesempatan selama magang itu dengan sebaik-baiknya, carilah dan dapatkan pengalaman sebagai pendidik sebanyak-banyaknya, jangan sia-siakan kesempatan baik itu,” tutur Imam begitu disapa pada saat pembukaan.

Secara terpisah, Drs. Siswo Subagayo, M.Pd. selaku Kepala Unit Magang di STKIP PGRI Tulungagung mengatakan, sekarang ini guru harus memiliki empat kompetensi. Yaitu Kompetensi Pedagogik, Profesional, Sosial, dan Kepribadian. Tanpa empat kompetensi tersebut maka guru tidak bisa bersaing di era global ini. STKIP PGRI Tulungagung adalah salah satu perguruan tinggi yang responsif terhadap tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat. “Perubahan program PPL menjadi program magang, termasuk salah satu kebijakan institusi untuk penguatan kemampuan calon guru yang professional,” tandas Siswo begitu disapa.

(rt/whe/whe/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia