Kamis, 14 Dec 2017
radartulungagung
icon featured
Politik

Jauhkan Provokasi, Sirmadji Sosialisasi UU Pemilu 2019

Senin, 14 Aug 2017 11:56 | editor : Anggi Septian Andika Putra

Jauhkan Provokasi, Sirmadji Sosialisasi UU Pemilu 2019

Drs. Sirmadji, TJ.M.Pd, Angota Komisi II DPR RI juga sebagai Fraksi PDIP-Dapil 7 Jatim (Zaki Jazai / RATU)

TRENGGALEK- Drs. Sirmadji, TJ.M.Pd memahami betul bahwa UU Pemilu 2019 harus dipahami masyarakat luas, khususnya para peengurus partai politik agar tidak salah pilih. Kemarin (13/8), anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Dapil VII Jawa Timur tersebut bekerja sama dengan PAC PDI Perjuangan Tugu melaksanakan sosialisasi UU Pemilu 2019 di Balai Desa Dermosari, Kecamatan Tugu.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek Doding Rahmadi, unsur Muspika Tugu, Pemdes Dermosari, serta tamu undangan dari pengurus PAC PDI Perjuangan Tugu dan Pengurus Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Tugu.

Drs. Sirmadji, TJ.M.Pd mengungkapkan, melalui proses yang alot, akhirnya DPR-RI berhasil memutuskan UU Pemilu 2019, Kamis (20/7) lalu. Sehingga UU Pemilu tersebut tinggal proses di pemerintah pusat untuk diberi nomor serta diundang-undangkan. Dengan putusan itu, FPDIP DPR-RI menyuruh seluruh anggota untuk menyosialisasikan kepada ketika reses di dapil masing-masing. "Dengan alasan itulah saya memberikan sosialisasi di sini," katanya.

Putra asli Trenggalek ini menginginkan supaya UU pemilu yang baru dapat dirasakan seluruh masyarakat, khususnya untuk isu-isu yang krusial, juga hal yang baru. Sebab, untuk perubahannya membutuhkan proses yang panjang seperti mengajukan pengaduan ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Jangan sampai membuat masyarakat terpengaruh dengan provokasi sejumlah pihak, khususnya tentang keputusan ambang batas presiden bertentangan dengan konstitusi, padahal tidak," ungkapnya.

Semua, lanjut pria ramah ini, untuk memperkuat sistem kabinet Presidensial. Jadi sejak calon diperkuat dukungannya agar benar-benar baik di masyarakat.

Sedangkan terkait perbedaan UU pemilu yang baru dengan yang lama mula-mula banyak, mulai dari sistem pemilu, cara penghitungan, ambang batas parlemen, besaran dapil, dan sebagainya. Namun dari seluruh itu yang paling penting adalah pada presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden. Untuk sistem legislatif sama dengan pemilu yang lalu yaitu pemilihan terbuka, sehingga pemilih bisa menyoblos nama, gambar atau nomor partai. Selain itu bisa juga nama atau nomor calon legislatif. namun penentuan jadi tidaknya setelah penentuan partai. "Ini artinya partai mendapatkan kursi berapa di DPR. Sedangkan untuk calon yang jadi adalah calon yang memiliki suara terbanyak," jelas Sirmadji.

Pria yang rajin turun menemui konstituennya tersebut mengaku, sosialisasi serupa juga dilakukan di daerah lain yang masuk Dapil VII Jawa Timur. Dimana sebelumnya juga dilakukan di Pacitan, Magetan, dan Ngawi, kemudian dilanjutkan Trenggalek dan Ponorogo. “Semua daerah harus memahami hal tersebut,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Doding Rahmadi menambahkan sangat mendukung acara tersebut. Selain para pengurus juga masyarakat tahu aturan dalam UU Pemilu 2019, juga bisa semakin menambah kesolidan antar anggota partai. "Semoga saja dengan ini kader partai serta masyarakat memahami UU Pemilu 2019 dan tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang erkembang, dan kami akan membantu mensukseskan hal itu," imbuhnya. (jaz/rka)

KONSENTRASI: Para peserta sosialisasi mendengarkan sambutan dari Basuki, Ketua PAC Tugu.

KONSENTRASI: Para peserta sosialisasi mendengarkan sambutan dari Basuki, Ketua PAC Tugu.

MEMAHAMI BERSAMA: Ketua DPC PDIP Trenggalek Doding Rahmadi memberikan sambutan.

MEMAHAMI BERSAMA: Ketua DPC PDIP Trenggalek Doding Rahmadi memberikan sambutan.

NASIONALISME: Anggota Muspika Tugu, Pemdes Dermosari, maupun tokoh masyarakat juga mengikuti sosialisasi.

NASIONALISME: Anggota Muspika Tugu, Pemdes Dermosari, maupun tokoh masyarakat juga mengikuti sosialisasi.

KEPENTINGAN BERSAMA: Peserta sosialisasi memenuhi Balai Desa Dermosari.

KEPENTINGAN BERSAMA: Peserta sosialisasi memenuhi Balai Desa Dermosari.

(rt/zak/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia