Rabu, 18 Oct 2017
radartulungagung
icon featured
Politik
DPR RI

Reses Sartono, Penguatan Industri Kecil dan Menengah

Senin, 07 Aug 2017 09:05 | editor : Andrian Sunaryo

BERMANFAAT: Sartono memberikan ID card kepada salah satu peserta bimtek.

BERMANFAAT: Sartono memberikan ID card kepada salah satu peserta bimtek. (TITIN RATNA/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK – Demi penguatan industri kecil dan menengah, salah satu yang bisa dilakukan adalah memberikan support dalam belanja negara. Ini merupakan salah satu komitmen dari kerja  Sartono Hutomo, SE, MM di Komisi VI DPR RI yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha, yang  disampaikan anggota DPR RI dari Partai Demokrat saat hadir di Trenggalek dalam agenda reses tahun 2017.

Sartono membuka Bimtek WUB (Wira Usaha Baru) IKM (Industri Kecil Menengah) Olahan Pangan Berbahan Baku Lokal dan Kerajinan Anyaman Bambu di Trenggalek. Pelatihan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah diikuti 40 orang peserta.

“Kita akan terus  meningkatkan kepedulian daya kreativitas dan kualitas pelaku usaha kecil dan menengah. Apalagi sudah terbukti sektor usaha kecil memiliki potensi dan terbukti, ketika terjadi krisis ekonomi, industri kecil yang menjadi penyelamat bangsa.Karena itu akan kita dorong terus penguatan industri kecil,” kata Sartono.

Salah satu contoh terobosan lainnya, kata Sartono, adalah pendekatan melalui sektor pariwisata. Sektor ini diharapkan memberi dampak yang luar biasa, saling mendukung dengan daya produksi, baik di bidang kerajinan maupun makanan olahan. “Karena itu kepada para pimpinan BUMN saya selalu tekankan untuk membantu sektor industri kecil. Selain itu demi sukses berwirausaha juga harus menjalin kerjasama yang baik. Serta peran perbankan dalam pemberian KUR, ini sangat membantu pengusaha kecil,” ucap Sartono.

Dalam kesempatan kemarin hadir juga Direktur Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan Kementerian Perindustrian Ir. E. Ratna Utarianingrum, M.Si yang menyampaikan tentang pentingnya bimtek WUB IKM ini. Selama empat hari, para peserta mendapatkan materi dari para instruktur. Setelah pelatihan, diharapkan para peserta bisa terus menerus meningkatkan kemampuannya.

“Akan dibimbing bagaimana acara memfoto produk agar terlihat cantik saat dipromosikan. Bagaimana menampilkan kemasan yang bagus. Dan setelah pelatihan ini silahkan nanti terus menjalin komunikasi, tidak selesai pada pelatihan saja, agar bisa maju bersama,” ucap Ratna Utarianingrum.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi baik secara teori maupun praktik. Pada kerajinan anyaman misalnya,  dimulai dengan teori pengawetan dan pewarnaan bambu. Kemudian praktik anyaman, membuat bingkai cermin dan baki, pembuatan lampu gantung dan storage, laundry basket maupun laundry basket. Untuk olahan pangan diberikan teori tentang manajemen usaha, kemasan, praktik pengolahan berbahan dasar singkong dan pisang. Serta pembuatan kue kering. Sementara selain membuka bimtek WUB IKM Sartono juga memberikan semangat pada peserta lomba tenis meja di Gedung Serbaguna Kelurahan Sumbergedong.(tin)

(rt/dre/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia