Selasa, 12 Dec 2017
radartulungagung
icon-featured
Features
Munjiati, Istri Joko Purwanto Korban Perampok

Perampok Ada yang Gemuk Pendek, Tinggi Kurus dan Tato di Atas Mata Kaki

Sabtu, 05 Aug 2017 15:10 | editor : Andrian Sunaryo

SEDIH : Munjiati (dua dari kiri) ditemui di rumahnya jalan Sukarno-Hatta nomor 76 A, Trenggalek, kemarin (4/8).

SEDIH : Munjiati (dua dari kiri) ditemui di rumahnya jalan Sukarno-Hatta nomor 76 A, Trenggalek, kemarin (4/8). (AGUS MUHAIMIN/RADAR TRENGGALEK)

Perampokan terjadi di Bumi Menak Sopal. Kemarin(4/8), lebih dari lima perampok tersebut beraksi, salah satunya di rumah Joko Purwanto dan mengambil sejumlah barang dan uang. Berikut penuturan Munjiati, saat bertemu singkat dengan sang suami, Joko Purwanto.

AGUS MUHAIMIN

Suasana tegang masih menyelimuti rumah Joko Purwanto, kemarin(4/8). Beberapa kerabat dekat berdatangan ingin menyatakan kebenaran peristiwa yang dialami Joko Purwanto. Sejumlah perabotan yang sempat diobrak-abrik oleh kawanan rampok satu persatu mulai dirapikan kembali. Meski begitu masih tampak jelas bekas-bekas tindak kejahatan tersebut.

Terlihat beberapa ponsel dan alat elektroknik milik Joko yang sempat dibuang ke got oleh rampok, dijemur di halaman rumah. “ Suami saya itu orang baik,” ujar Munjiati sambil menutup wajah mencega butiran air matanya jatuh untuk yang kesekian kalinya.

Perempuan berkaus kuning ini adalah istri Joko Purwanto. Kebetulan sekali, saat peristiwa tersebut terjadi dia  di Kediri bersama dengan anaknya yang lain. Maklum, mereka sibuk dengan usaha masing-masing. Namun demikian, minimal seminggu sekali, Joko dan Munjiati ini bertemu. Sayang, kepulangannya minggu ini karena ada hal yang tak enak, rumahnya kerampokan.

Diceritakan Munjiati,  selama ini usaha yang digeluti sang suami berjalan lancar. Pihaknya merasa tidak pernah berbuat hal-hal yang menyinggung orang lain. Perjuangannya membangun usaha jual beli spare part kendaraan tersebut pun bukan secara instan, mereka memulai semuanya dari nol. “ Kami mulai berwirausaha mulai tahun 1988, awalnya hanya jualan genteng,” akunya.

Sebelum akhirnya menekuni perdagangan atau jual beli spare part, mereka juga sempat menjual jasa service air contioner (AC) dan kulkas. “ Kami merintis dari nol, tidak langsung besar modalnya dari mana kalau langsung besar?,” tanya dia. “ Mudah-mudahan saja segera tertangkap pelakunya,” imbuh dia.

Munjiati mengetahui peristiwa perampokan ini, subuh, dari sang suami. Diapun bergegas pulang ke Trenggalek seusai mendapat kabar tersebut. Namun sayang, pertemuannya dengan Joko terbatas. Suaminya, harus ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. “ Saya belum sempat tanya-tanya. Tapi suami saya bilang ‘aku gak popo’,” ujarnya menirukan perkataan joko.

Perempuan yang memiliki usaha rias pengantin ini mengaku bersyukur. Meski sebagian hartanya disaroni rampok, suaminya masih dalam kondisi sehat tidak mengalami luka-luka berat. Padahal, dia tahu sang suami memiliki riwayat penyakit jantung. “ Kalau uang yang hilang, bagaimana lagi? Untung suami tidak apa-apa,” katanya.

Bahkan, menurut dia dalam situasi gawat tersebut suaminya masih mampu bersikap tenang. Dia (Joko,red) tidak gegabah, namun memperhatikan gerak-gerik pelaku perampokan di rumahnya tersebut. “ Kata suami saya, yang ngerampok itu ada sekitar 6 orang, ada yang agak gemuk pendek, ada yang tinggi kurus dan ada tatonya di atas mata kaki,” jelas dia sambil memegangi kaki menunjukkan letak tato perampok.

Lebih lanjut, dia menuturkan, perampok tersebut tampaknya cukup menguasai kondisi rumah keluarganya tersebut. Ya tepat di bawah tembok besar yang mengelilingi rumahnya itu terdapat dua ekor anjing penjaga yang cukup galak.  Dan lagi posisi anjing tersebut tidak berada dalam satu kandang, satu di utara dan satu lagi ada di sebelah selatan.

Namun karena kelihaian perampok tersebut dua ekor anjing itu berhasil diperdaya menggunakan daging yang sebelumnya telah dilumuri dengan obat. “ Anjingnya diracun, untung masih sempat tertolong itu anjing,” katanya. (*) 

(rt/muh/dre/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia