Kamis, 14 Dec 2017
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal
Narkoba

Edarkan Pil Dobel L, Dua Pemuda Ditangkap

Kamis, 03 Aug 2017 09:19 | editor : Whendy Gigih Perkasa

BERANTAS NARKOBA: Kanit Reskrim Polsek Ngunut Ipda Muji (tengah) menunjukkan dua pelaku pengedar pil dobel L.

BERANTAS NARKOBA: Kanit Reskrim Polsek Ngunut Ipda Muji (tengah) menunjukkan dua pelaku pengedar pil dobel L. (Meidian Dona Doni/ RATU)

Candra Kurniawan, warga Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, dan Bagus Satrio,  warga Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut. Dua pelaku yang berusia 24 tahun itu ditangkap pada Selasa (1/8) saat mengedarkan pil dobel L.

Informasi yang berhasil dihimpun dari kepolisian, pelaku Candra Kurniawan mendapat pesanan dari seseorang sebanyak 200 pil dobel L. Pemesan itu datang ke tempat kos pelaku yang berada di lingkungan VIII, Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut.

Namun saat itu Candra Kurniawan kehabisan stok. Dia akhirnya membeli ke rekannya yakni Bagus Satrio. Pelaku Candra pergi ke rumah Bagus untuk membeli pil dobel L. “Candra dapat pesanan 200 butir. Dia beli dari Bagus, Rp 220 ribu. Selanjutnya dijual lagi kepada pemesan Rp 240 ribu,” ungkap   ungkap Kapolsek Ngunut Kompol Supriadi melalui Kanit Reskrim Ipda Muji.

Setelah mendapatkan dobel L yang dibeli dari Bagus, Candra kembali ke tempat kos. Dia menjual kepada pemesan. Saat itulah, polisi datang menggerebeg kamar kos Candra. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 200 butir pil dobel L yang disimpan di atas jendela.

Polisi lantas mengembangkan kasus tersebut. Dari hasil pemeriksaan, Candra mengaku mendapat pil dobel L dari Bagus. Polisi lantas meminta Candra untuk mengajak bagus bertemu di suatu tempat. “Kami suruh Candra mengirim pesan kepada Bagus dengan alasan mau membeli lagi dan janjian di jalan raya Ngunut,” kata Muji.

Polisi tidak membuang waktu dan segera menuju lokasi sesuai yang sudah disepakati anatara Candra dan Bagus. Setibanya di lokasi, Bagus sudah terlihat menunggu. Bagus pun langsung ditangkap dan ditemukan pil dobel L yang disembunyikan di dalam bungkus rokok.

Kini dua pelaku diamankan di Polsek Ngunut. Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku sudah saling kenal. Mereka dikenakan pasal 197 sub pasal 196 Jo 98 ayat (2) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara karena mengedarkan, memiliki, menyimpan dan menguasai obat jenis pil dobel L tanpa izin.

(rt/whe/whe/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia