Rabu, 18 Oct 2017
radartulungagung
icon featured
Tulungagung
otomotif

Atasi Nyala Lampu Motor Redup

Kamis, 03 Aug 2017 09:16 | editor : Whendy Gigih Perkasa

STANDART: Lampu motor kondisi bawaan pabrik bisa diakali agar nyala lebih terang.

STANDART: Lampu motor kondisi bawaan pabrik bisa diakali agar nyala lebih terang. (whendy gigih perkasa/ RATU)

Ada banyak penyebab mengapa lampu tidak menyala dengan terang. Beberapa di antaranya usia bola lampu yang sudah tua, kurangnya suplai listrik, dan lain sebagainya.

Terlepas dari itu, ada juga yang sudah menggunakan bohlam standart sesuai pabrikan motor dengan kondisi kelistrikan yang masih bagus. Namun nyala lampu tetap dirasa kurang terang saat berkendara. “Memang ada yang kondisinya bagus tetapi nyala lampu kurang maksimal. Cukup banyak cara agar nyala lampu lebih terang. Namun ini bukan untuk lampu jenis LED ataupun HID,” ujar Alex Zakaria salah seorang mekanik motor.

Salah satu cara yang cukup mudah dan tidak menghabiskan budget terlalu banyak, yakni mengakali suplai listrik ke lampu agar lebih besar. Yakni ditambah dari accu dan sepul motor. Untuk merakitnya cukup menyiapkan diode enam ampere sebanyak dua buah, kabel secukupnya, dan saklar tiga chanel. Semua bahan cukup mudah diperoleh di toko elektronik terdekat. Sedangkan untuk peralatan yang digunakan, gunting, isolasi plastik yang biasa untuk sambungan kabel, solder, timah, dan obeng. 

Cara merangkai yakni kabel massa dari lampu dibagi dua. Satu kabel plus dari accu ditahan pakai diode. Satu kabel lagi langsung pasang di massa dengan perantara saklar. “Cukup sederhana, dan aman untuk motor,” kata Alex.

Meski terlihat sederhana dan mudah dilakukan, lanjut pria ramah itu, ada hal lain yang harus diperhatikan. Yakni menyambung antar kabel, termasuk dengan diode. Sebab, jika asal sambung, tidak menutup kemungkinan akan terjadi korsleting dan itu berbahaya. “Perhatikan betul sambungan kabel dari sumber listrik. Setiap sambungan harus diteliti. Gunakan kabel yang masih bagus,” jelasnya.

Saat lampu dinyalakan dengan posisi mesin hidup, langsung terlihat bedanya. Nyala lampu lebih terang meskipun menggunakan bohlam standart. Selanjutnya, bisa dikembalikan normal seperti sedia kala dengan menggunakan saklar.

Meski aman untuk sistem kelistrikan motor, namun tetap harus diperhatikan salah satunya kekuatan reflector lampu motor. Bohlam yang menyala terang pasti menimbulkan panas. Ketika reflector tidak mampu menahan, dimungkinkan akan meleleh. Untuk mengantisipasinya, gunakan reflector yang berkualitas. 

(rt/whe/whe/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia