Rabu, 18 Oct 2017
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Minim Lampu, Keliru Ambil Motor Orang Lain

Rabu, 02 Aug 2017 15:20 | editor : Andrian Sunaryo

SUDAH KETEMU : Kusno (kiri) dan Samuji ketika membawa kendaraan dari Mapolsek Pule.

SUDAH KETEMU : Kusno (kiri) dan Samuji ketika membawa kendaraan dari Mapolsek Pule. (Polsek Pule For Radar Trenggalek)

TRENGGALEK- Lampu penerangan di fasilitas umum sangat diperlukan. Selain untuk menerangi dari kegelapan, juga bisa mencegah seseorang salah ambil barang.  Karena kondisi di sekitar parkir Puskesmas Pule gelap, Samuji, warga Desa/Kecamatan Pule, keliru mengambil sepeda motor Yamaha Yupiter Z milik Kusno, warga Desa Tanggaran, Kecamatan Pule. Itu terjadi selain kondisinya penerangan di TKP kurang memenuhi syarat, sepeda motornya mirip dengan Kusno. Akhirnya kemarin (1/8) Samuji lapor ke polisi dan kedua sepeda motor tersebut bisa dikembalikan.

Berdasarkan informasi yang didapat, kejadian tersebut terjadi pada Senin (31/7) sekitar pukul 21.00 lalu. Saat itu Samuji setelah menjenguk anggota keluarganya di Puskesmas Pule berniat pulang. Sesampai di area parkir puskesmas tersebut, dia tidak sengaja mengambil sepeda motor Yamaha Yupiter Z warna merah nomor polisi (nopol) AG 4022 ZB, padahal sepeda motornya Yamaha Yupiter Z warna hitam nopol AG 6545 YR. “Karena situasi gelap membuat Samuji tidak mengetahui perbedaan sepeda motor itu, dan langsung membawanya pulang setelah berhasil menyalakannya,” ungkap Kapolres Trenggalek AKBP Dony Adityawarman, melalui Kapolsek Pule Iptu Suraji.

Dia melanjutkan, barulah pada keesokan harinya yaitu sekitar pukul 05.30, kemarin  ketika ingin pulang Kusno kaget, sebab mengetahui sepeda motor miliknya tidak ada di tempatnya. Berbekal hal tersebut, dirinya langsung mencari, dan ke ruang informasi puskesmas untuk mengumumkan melalui pengeras suara puskesmas, adakah penunggu pasien yang melihat sepeda motornya tersebut. Bukan hanya itu, melalui pengumuman tersebut, juga tidak ada yang mengaku sebagai pemilik sepeda motor yang masih terparkir tersebut. “Setelah tidak berhasil menemukan sepeda motornya melalui papan pengumuman, dia yakin bahwa sepeda motornya telah dicuri dan langsung melapor kepada kami,” ungkapnya.

Berbekal laporan itulah polisi langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP. Selesai olah TKP, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang tidak bertuan di parkir puskesmas tersebut untuk penyelidikan. Bersamaan itu, polisi juga langsung mencari tahu pemilik sepeda motor yang diamankan tersebut melalui plat nopol.

Dari hasil tersebut diketahui sepeda motor tersebut milik Wartini, yang tak lain istri Samuji. Namun belum sampainya polisi mendatangai kediaman Wartini, Samuji langsung melapor beserta membawa sepeda motor milik Kusno tersebut. “Setelah bermusyawarah akhirnya keduanya saling memaklumi dan tidak memproses kejadian ini lebih lanjut, hingga sepeda motor masing-masing bisa dibawa pulang kembali,” jelas perwira polisi dengan pangkat dua balok di pundak ini. (*)

(rt/zak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia