Jumat, 20 Oct 2017
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Siapkan Rp 20 M untuk GOR

Tapi Baru Dibangun 2018

Jumat, 28 Jul 2017 18:36 | editor : Andrian Sunaryo

PERLU DISIAPKAN : Area persawahan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ini direncanakan lokasi pembangunan GOR pada 2018 mendatang.

PERLU DISIAPKAN : Area persawahan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ini direncanakan lokasi pembangunan GOR pada 2018 mendatang. (ZAKI JAZAI/ RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK- Pecinta olahraga di Kota Keripik Tempe harus bersabar jika ingin menikmati fasilitas Gedung Olahraga (GOR) di wilayahnya. Pasalnya, pembangunan yang direncanakan menelan biaya sekitar Rp 20 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tersebut baru bisa dimulai 2018 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek, Kusprigianto mengatakan terkait pembangunan GOR Disdikpora terus berkoordinasi dengan Kemenpora. Dari hasil tersebut, disepakati seluruh pembangunannya ditangani Kemenpora, dan diperkirakan pembangunannya baru bisa dilaksanakan sekitar 2018. “Memang pembangunannya ditangani Kemenpora, namun untuk pelaksanaanya kami harus menyiapkan lahannya terlebih dahulu, dan untuk pembangunannya diusulkan dana sebesar Rp 20 miliar,”  katanya.

Dia melanjutkan, sedangkan untuk lokasi pembangunan, adalah tanah area persawahan di wilayah Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, yang merupakan tanah aset pemkab. Dipilihnya lokasi tersebut karena letaknya tepat di belakang atau barat Stadion Menak Sopal Trenggalek, sehingga dengan pembangunan GOR tersebut, nanti area itu bisa jadi satu kompleks olahraga terpadu. Hal itu ditunjukan dengan datangnya tim konsultan dari Kemenpora, untuk meninjau dan memverifikasi lokasi pembangunan tersebut. “Berdasarkan hasil yang diterima dari tim konsultan Kemenpora, lokasi yang kami diajukan itu sudah memenuhi syarat pembangunan,” katanya.

Jika hal tersebut terealisasi, nantinya GOR yang ada pertama kalinya tersebut akan dibangun pada lahan seluas lima hektare. Sedangkan mengenai fasilitas apa saja di GOR tersebut, Kusprigianto belum bisa menjelaskan rinci, karena semuanya ditangani pusat dan pemkab hanya menyiapkan lahannya saja. Dengan demikian, sebelum pembangunan GOR, nanti pemkab akan menguruk lahan yang saat ini masih terdapat tanaman padi. “Semoga saja hal ini cepat terealisasi, dan selain pembangunan GOR kami juga akan merencanakan perkembangan stadion,” jelasnya.

Sementara itu Rudianto, salah satu pecinta olahraga yang juga warga Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek menyambut baik rencana pembangunan GOR tersebut. Dengan pembangunan itu, selain bisa dimanfaatkan sebagai area olahraga, juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Sebab, setelah pembangunan selesai dipastikan akan banyak dikunjungi masyarakat yang memancing pedagang seperti souvenir, makanan dan sebagainya datang. “Pastinya daerah sini yang semula sepi akan ramai dengan pembangunan GOR, semoga saja ini bisa secepatya terealisasi,” harapnya. (*)

(rt/zak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia