Senin, 23 Oct 2017
radartulungagung
icon featured
RaTu Event

RaTu Film Festival 2K17 Jadi Daya Tarik

Siswa SMKN 1 Bandung dan SMAN 1 Kauman

Kamis, 20 Jul 2017 11:41 | editor : Whendy Gigih Perkasa

ANTUSIAS :  Tim Yamaha memberikan doorprize kepada peserta yang bisa menjawab kuis setelah pengarahan RFF 2K17.

ANTUSIAS : Tim Yamaha memberikan doorprize kepada peserta yang bisa menjawab kuis setelah pengarahan RFF 2K17. (CHOIRURROZAQ/RATU)

TULUNGAGUNG – Ajang kompetisi film pendek RaTu Film Festival (RFF) 2017, menjadi daya tarik bagi siswa SMKN 1 Bandung dan SMAN 1 Kauman. Di dua sekolah itu yang menjadi tempat road show kemarin (19/7), siswa tampak serius memerhatikan cara mendaftar dan membuat film yang bagus dari panitia.           

Dari pihak OSIS yang mendampingi masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS)  Asen Kumaedi mengatakan, event RFF 2K17 memang baik bagi siswa kelas X. Pasalnya, siswa yang baru masuk tersebut sudah mendapatkan ilmu baru dari acara yang diselenggarakan oleh  Jawa Pos Radar Tulungagung. Artinya bisa mengenalkan dunia perfilman kepada siswa sejak dini.

“ Acara yang mengenalkan adik-adik kelas sepuluh tentang dunia perfilman. Dengan acara ini kreativitas siswa bisa disalurkan,” ujarnya.

Di mana selama ini kakak kelas di sekolahnya, menurut dia, tak jarang yang kreatif. Misalkan pada tahun ini, menyabet juara dua membuat komik tingkat kabupaten. Dengan begitu prestasi serupa diharapkan bisa ditiru adik kelasnya dengan cara mengikuti kontes membuat film pendek.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Bandung Nurhasyim mengakui, jika festival film pendek ini bisa menjadikan wadah menyalurkan kreasi siswa. Maka siswa dalam mengekspresikan diri tidak sia-sia karena dari video siswa yang terbaik akan mendapatkan penghargaan dan hadiah.

“ Tentunya kami akan mengerahkan guru-guru desain dan literatur agar bisa membantu siswa membuat film pendek berkualitas,”ungkap pria berkumis ini.

Dia akan pula memantau dan mendata siswa dan tak lupa mempersiapkan guru pembimbing pada siswa yang ikut event.

Di tempat lain, Manager Event Jawa Pos Radar Tulungagung Aris Harianto mengatakan, kalau saat ini siswa sudah banyak mengenal tentang video-video pendek yang beredar situs  YouTube.

“ Daripada siswa buat video video selfie. Kami ajak mereka membuat video berkualitas dan menginspirasi masyarakat. Tepat sekali  event film kali ini yang bertema kemerdekaan, siswa dapat membuat film berisi tentang nilai-nilai kemerdekaan berisi tentang pentingnya tolong menolong,” ungkapnya.

Tak beda jauh road show di SMAN 1 Kauman berlangsung lancar. Dihadiri kelas XI dan XII ini tampaknya, menambah daya tarik peserta dari SMAN 1 Kauman untuk ikutserta.

Arahan terkait aturan dan tata tertib pada RFF 2017 diberikan para juri yang hadir. Agar para peserta tidak terjebak kesalahan yang membuat nilai dikurangi.

“ Untuk poster boleh bebas tapi menarik. Baik dari desain dan konsepnya yang sesuai dengan tema. Terpenting tidak mengandung unsur pornografi, sara dan lainnya,” kata salah seorang juri Poster Film Hendra Novias.

Seorang peserta dari kelas XII IPA 2 Mukti Adi Aryasi mengatakan, event ini menarik. Dia terlebih suka membuat video. Maka event ini, bisa menjadi wadah mengembangkan bakat para sineas muda.

Dari event tersebut, bisa menjadi perantara para pelajar agar hasil karya mereka lebih tersebar luas.“ Cukup tertarik sih. Event ini bisa mewadahi hobi saya, yang sering buat video tapi sebatas mengunggah di media sosial,” ungkap remaja berusia 18 tahun ini.

Di waktu bersamaan, tim Yamaha mengisi kegiatan road show memberikan informasi tentang produk sepeda motor Yamaha yang keren, seperti Aerox. Bahkan untuk memeriahkan acara  tersebut, Yamaha membagi suvenir bagi para peserta yang mempu menjawab kuis yang diberikan. (c1/lil/din) 

(rt/lai/whe/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia