Rabu, 20 Sep 2017
radartulungagung
Features
Agung P, PNS yang Lestarikan Seni Budaya

Suka Sejak Kecil, Ingin Bangun Paguyuban Ketoprak

Senin, 17 Jul 2017 09:44 | editor : Andrian Sunaryo

TELANJUR CINTA: Agung ketika memperlihatkan wayang semar yang merupakan salah satu contoh koleksi di rumahnya kemarin.

TELANJUR CINTA: Agung ketika memperlihatkan wayang semar yang merupakan salah satu contoh koleksi di rumahnya kemarin. (ZAKI JAZAI/ RATU)

Seni budaya warisan nenek moyang yang harus dilestarikan. Inilah yang ada dalam benak Agung Prawidodo. Pria asal Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan tersebut sejak kecil sudah mecintai itu dan terus dilakukan sampai sekarang. Selain banyak penghargaan yang pernah diraihnya,  banyak seniman budaya yang meminta pendapat dirinya mendirikan paguyuban atau sanggar seni budaya.

ZAKI JAZAI

Suasana yang sejuk dan penuh kekerabatan terasa ketika Jawa Pos Radar Trenggalek ini berkunjung di salah satu rumah di wilayah Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan, kemarin (16/7). Bentuk rumah yang berasitektur kuno pun semakin menambah kesejuknya suasana tersebut.

Bukan hanya itu, jika masuk di dalam rumah, terlihat beberapa benda yang berunsurkan budaya, seperti keris, wayang dan sebagainya dipajang pada beberapa sudut rumah. Ya, rumah tersebut adalah kediaman Agung Prawidodo yang sejak kecil hingga saat ini amat menyukai seni budaya. “Namanya sudah jatuh hati makanya sulit untuk ditinggalkan. Kendati saat ini tidak bertugas di bidang tersebut,” katanya.

Pria 52 tahun tersebut lantas mulai bercerita mengenai kesukaannya tersebut. Ternyata kesukaannya di bidang seni budaya telah ada sejak kecil. Buktinya ketika duduk di bangku SD, dirinya rela berlatih jaranan dengan sembunyi-sembunyi. Orang tua melarangnya berlatih jaranan karena saat itu identik dengan hal tak terpuji, Seperti pesta minuman keras (miras). “Di sini merupakan lingkungan pondok pesantren. Dengan alasan itu orang tua melarang, namun syukurlah anggapan itu berhasil saya buktikan jika salah,” ungkapnya.

Itu bukan isapan jempol semata. Berkat perjuangannya, dirinya bisa meraih penghargaan dalam hal seni budaya. Seperti pemeran kesenian jaranan, hingga pemain karawitan terbaik. Tak ayal, setelah lulus SMA dirinya memutuskan untuk meneruskan pendidikannya ke jurusan Antropologi Kebudayaan Unesa, sehingga membuatnya mempunyai banyak kenalan budayawan.

Kesukaanya dalam bidang tersebut, terus ditunjukan setelah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang saat ini disebut Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1997 lalu. Di tengah kesibukannya sebagai abdi Negara, dirinya terus menghidupkan seni budaya dengan beberapa kali membantu berbagai paguyuban atau sanggar seni budaya untuk terus eksis dan melakukan pertunjukan secara terus menerus.

Hal itu terus dilakukan, hingga pada 2014 hingga 2016 lalu, dirinya dipercaya sebagai Kabid Kebudayaan di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Tulungagung. Tak ayal dengan pekerjaanya tersebut dirinya semakin aktif lagi untuk bergaul dengan para budayawan. Bukan hanya di bidang kesenian melainkan kepurbakalaan.

Itu terus berkelanjutan ketika dirinya sudah tidak menjabat lagi. Banyak sekali budayawan yang mendatanginya untuk sekedar meminta saran dan pendapat. “Memang saat ini saya tidak bekerja lagi di bidang itu. Namun kedekatan emosional masih terasa, makanya tidak ada salahnya untuk membantu asalkan tidak mengganggu pekerjaan,” jlentreh pria yang saat ini menjabat sebagai Sekcam Pakel, Kabupaten Tulungagung ini.

Bahkan beberapa waktu lalu, datang dari salah seorang kerabatnya yang juga merupakan seniman ketoprak mengenai bagaimana cara melestarikan kesenian tersebut. Berbekal hal tersebut, saat ini dirinya berniat untuk mendirikan paguyuban ketoprak. Khususnya memfasilitasi masyarakat yang menyukai kesenian tersebut. “Semoga saja hal itu bisa segera terwujud. Siapa yang bertanggung jawab untuk melestarikan seni budaya warisan leluhur selain kita sendiri,” jelas bapak dua anak ini.(rka)

(rt/zak/dre/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia