Jumat, 19 Jan 2018
radartulungagung
Tulungagung
Achmad Iony Suprayogi Drastistiawan, Penyanyi dan Dancer Berprestasi

Pernah Terpeleset di Panggung, Taklukkan Diri Sendiri agar Tidak Deg-Degan

Senin, 15 May 2017 16:21

Pernah Terpeleset di Panggung, Taklukkan Diri Sendiri agar Tidak Deg-Degan

BERTALENTA: Iony berpose dalam sesi pemotretan. Dia pria berbakat dalam bidang seni khususnya menari (Iony for RATU)

Seni menyanyi dan menari menjadi dua hal yang digemari Achmad Iony Suprayogi Drastistiawan. Warga Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan itu, mampu melakoni keduanya mengukir prestasi membanggakan.

WHENDY GIGIH PERKASA

DUNIA seni tidak asing bagi Iony sapaan Achmad Iony Suprayogi Drastistiawan. Sebab, sejak masih duduk di bangku SD, dia sudah ikut berlatih bersama kakeknya sendiri bernama Samsuri. Dari situ pelajaran menari banyak diperolehnya lewat sang kakek yang juga punya bakat seni.

Saat diwawancara Iony mengaku, latihan menari bersama teman-teman dan kakeknya saat senggang, utamanya di luar jam sekolah. Tujuannya, agar tidak mengganggu sekolah. Untuk jenis tari, pijakan awal Iony yakni jaranan. Maklum, kakeknya sebagai pemilik paguyuban jaranan membuat dia mudah mengenal gerakan tari tradisional tersebut. Berbeda dengan keterampilannya tarik suara diperoleh dari nenek yang menjadi sinden.     

Sejak usia 12 tahun,  keahlian menari dan menyanyi Iony terus terasah. Terlebih, dia sudah pentas di atas panggung sekolah ataupun luar. Jalannya dalam bidang seni makin mulus karena keluarga mendukung. “Awal itu menari jaranan tradisional. Sejak SD sudah ikut lomba-lomba,” ungkap Iony.

Saat masuk SMA, kemampuan Iony semakin matang. Dia mulai mengembangkan bakat tari yang dimiliki dengan mempelajari dance atau tari modern. Usaha itu berhasil, dan bisa mengikuti berbagai perlombaan. Hasilnya, berbagai prestasi diraih hingga saat ini usianya menginjak 23 tahun.

Prestasi dalam bidang tari ataupun dance di antaranya sering juara di berbagai kompetisi seperti di Surabaya, Kediri, Ponorogo, Madiun, Blitar  dan lain sebagainya. Terbaru juara I lomba dance di Sun City Madiun. Sedangkan prestasi dalam bidang tarik suara juara singing competition di Kediri dan Tulungagung. Iony juga pernah ikut audisi X-Factor, Indonesian Idol, AFI, namun belum sampai ke Jakarta. Yang berkesan menurut Iony yakni dalam acara Inbox di Tulungagung, sebab berhasil meraih Juara I Open Sing.

Meski sudah banyak prestasi, Iony masih sering grogi saat menyanyi. Karena itulah, dia mengaku salah satu hal paling sulit adalah  menaklukkan diri sendiri agar tidak grogi atau deg-degan. Lupa lirik juga pernah dialami saat menyanyi. “Ketika grogi, pasti berpengaruh terhadap suara yang dihasilkan kurang maksimal saat menyanyi,” ujar Iony.

Dalam dance, pria ramah itu juga tidak menampik ada kesulitan. Yakni menjaga kekompakan, sebab dalam dance lebih sering menari secara grup. Artinya, ada beberapa orang yang menari bersama sehingga harus kompak. “Pernah terpeleset di panggung saat tampil. Tapi langsung bangun dan lanjut menari lagi,” jelas pria yang juga pemilik bisnis jual beli baju secara online itu.

Untuk saat ini, selain aktif menari, dance, menyanyi, dan bisnis, Iony ikut dalam modeling. Kedepannya, dia ingin terus mengembangkan kemampuannya dan banyak mengukir prestasi. (*/din)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia