Selasa, 16 Jan 2018
radartulungagung
Pendidikan

Awas, Gadget Pengaruhi Anak

Senin, 11 Jul 2016 12:14

Awas, Gadget Pengaruhi Anak

ilustrasi (ilustrasi/JawaPos.com)

Kemajuan teknologi saat ini memberikan banyak kemudahan bagi manusia. Namun, kemajuan itu juga membawa dampak negatif bagi anak-anak.

Terlebih, ketika tidak ada kontrol atau pengawasan dari orang tua. Salah satu kemajuan teknologi yang saat ini sudah banyak diketahui yakni gadget, seperti HP, dan kemudahan mengakses internet.

Hal itulah yang menjadi perhatian utama kalangan pemerhati anak. Sebab, kemajuan gadget ternyata tidak sepenuhnya digunakan untuk kebaikan.

Justru tidak sedikit yang dipakai untuk hal kurang baik seperti mengakses situs pornografi dan game online. Ironisnya, hal tersebut juga berdampak ketergantungan. 

Menurut Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tulungagung Winny Isnaini, ktergantungan itulah yang saat ini banyak dialamai sebagaian anak-anak, tidak terkecuali di Kota Marmer.

Parahnya, ada unsur pembiaran dari orang tua yang bersangkutan. Kondisi ini membuat dampak buruk bagi anak semakin besar.

“Ada kecenderungan orang tua untuk membiarkan anaknya menggunakan gadget tanpa pengawasan,” ungkapnya. 

Banyak dampak buruk yang terjadi pada anak ketika berlebihan dan tanpa pengawasan dalam mengunakan gadget. Di antaranya, anak menjadi anti sosial, dan pengendalian emosi menjadi kurang baik.

Dampak lain yakni terganggunya saraf tangan, mata, dan pendengaran karena berlebihan menggunakan gadget.

Aktivitas anak juga menjadi terhambat dan kurang gerak tubuh, sebab anak menjadi lebih dominan duduk dan asik dengan gadgetnya.

“Kebanyakan untuk bermain dengan gadget dan mengakses situs dewasa,” kata Winny.

Seharusnya, lanjut wanita berjilbab ini, pera orang tua benar-benar diperlukan yakni dalam hal pengawasan dan bimbingan. Tujuannya, anak bisa lebih positif dalam penggunaan gadget.

Misalnya untuk mengakses informasi materi pelajaran. Selain itu, orang tua juga berperan membatasi penggunaan gadget pada anak sehingga tidak berlebihan.

Gadget memang perlu, tapi harus didampingi penggunaanya terlebih bagi anak-anak. Jadi yang salah bukanlah gadgetnya. Sebaiknya orang tua juga ikut membatasi penggunaan gadget,” jelasnya. (wen)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia