Jumat, 19 Jan 2018
radartulungagung
Blitar

Dinas Pendapatan Genjot Capaian PBB 2016

Rabu, 01 Jun 2016 15:17

Dinas Pendapatan Genjot Capaian  PBB 2016

MUDAHKAN WAJIB PAJAK: Mobil keliling yang siap untuk melayani pembayaran PBB. ()

BLITAR KOTA – Dinas Pendapatan  (Dispenda) Kota Blitar optimistis Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun ini bakal terealisasi 100 persen. Berbagai cara dilakukan agar potensi pajak benar-benar  digali.

Salah satu cara untuk mendongkrak capaian PBB yakni dengan memaksimalkan Petugas Jasa Pungut atau PJP. PJP inilah yang berada di lapangan  dan menyandang sebagai status ujung tombak.

Keberadan PJP ikut membantu untuk memaksimalkan potensi PBB yang berada di lapangan

“Jadi, PJP ini berada di bawah kendali kelurahan. Tugasnya untuk ikut memungut PBB dengan harapan agar potensi pajak benar-benar dimaksimalkan,” kata Kepala Dinas Pendapatan  Kota Blitar, Hasni Purwanto, SH, MAP  kemarin. 

Menurut Hasnil, keberadaan PJP sangat membantu dalam hal capaian PBB  di Kota Blitar. PJP ini memang bertugas  turun lapangan atau door to door kepada wajib pajak.

Yakni untuk menunaikan kewajibannya membayar PBB.  Yakni pasca wajib pajak menerima SPPT atau Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang.  

“ Kami yakin dengan kerja keras semua pihak, termasuk PJP ini  realisasi  PBB tahun ini bakal terpenuhi. Mudah-mudahan bisa,” kata Hasnil usai  memberi motivasi  kepada PJP di ruang pertemuan kantor Dispenda Kota Blitar di Jalan Jawa Blitar kemarin. 

Saat ini, PJP berjumlah  60 tenaga yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Blitar. Pasca wajib pajak menerima SPPT pada Februari lalu, PJP langsung turun tangan.

Dan hasilnya, hingga Mei ini  sudah tercapai 30,41 persen dari total target PBB sebesar Rp 7.834.778.121. 

Sementara pembayaran terakhir atau deadline masih September nanti. Nah, waktu bulan yang tersisa ini, Dispenda yakin bahwa target PBB bakal terealisasi.

“Masih ada waktu beberapa bulan lagi untuk menggenjot. Makanya, setiap beberapa minggu sekali kami mengumpulkan PJP untuk terus turun ke lapangan. Dan syukur, kerja keras PJP sudah  mulai terlihat. September mudah-mudahan bisa terealisasi 100 persen,” kata mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Blitar  ini. 

Menurut  Hasnil lagi, warga Kota Blitar terutama para wajib pajak untuk ikut  membantu kelancaran pembayaran pajak, terutama PBB. PJP merupakan satu di antara cara untuk  memenuhi capaian target. Jika kesadaran wajib pajak untuk membayar  tepat waktu, bukan tidak mungkin terealisasi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Karena  ujung-ujungnya pajak juga nanti kembalinya kepada masyarakat. Contohnya  pembangunan di berbagai bidang dan lain sebagainya,” katanya. 

Bahkan, lanjut Hasnil lagi, setiap tahun Pemkot Blitar dalam hal ini Dispenda juga menggelar undian berhadiah. Undian dengan hadiah utama sepeda motor itu digelar dalam rangka untuk merangsang agar wajib pajak membayar  kewajibannya tepat waktu.

“Pengundian hadiah itu  sebagai bentuk apresiasi. Makanya, jangan tunda lagi. Cepat membayar PBB sebelum jatuh tempo dan ikuti undiannya nanti,” kata pria berkacamata ini. (ziz)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia