Jumat, 19 Jan 2018
radartulungagung
Sport

Laga Pertandingan PSBK vs Laga FC, Pindah ke Bangil Pasuruan

Kamis, 19 May 2016 15:59

Laga Pertandingan PSBK vs Laga FC, Pindah ke Bangil Pasuruan

Sesi latihan rutin yang dilakukan tim psbk (Abdul aziz wahyudi/radar blitar/JawaPos.com)

BLITAR KOTA –  Skuadra PSBK akhirnya bisa bernafas lega. Setelah sempat dibuat  repot lantaran lokasi pertandingan   Laga FC tidak jelas, akhirnya terjawab sudah. 

Kemarin,  manajemen  sudah menerima kabar.  Bahwasanya, lokasi pertandingan laga lanjutan kompetisi kelas dua ISC B  pada Sabtu (21/05) kontra Laga FC digelar di Bangil, Pasuruan.  Sehingga pertandingan bisa digelar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Sudah klir.  Lokasi pertandingan digelar di Bangil Pasuruan. Manajemen Laga FC sudah memberitahu  manajemen kami,” kata Manajer PSBK, Yudi Meira  kepada Radar Sport. 

Sebelumnya, PSBK sempat dibuat kerepotan. Pasalnya, jelang hari-hari pertandingan laga lanjutan,  belum ada kepastian lokasi pertandingan. Kabar terakhir, pertandingan digelar di  Kota Batu, tetapi setelah dicek  ternyata belum jelas.

Laga FC sendiri, merupakan tim asal Surabaya. Tetapi dalam musim kompetisi ini ketika pertandingan home bingung mencari  lokasi.   Salah satu tim yang gagal bertanding yakni Persik Kediri. Ketika main di Jombang, Persik Kediri gagal bertanding karena Laga FC belum mengantongi izin dari kepolisian. 

Kembali ke pernyataan Yudi, pihaknya tidak mengetahui alasan atau pertimbangan  mengapa lokasi pertandingan Laga FC dipindah. Dari semula di Kota Batu, tetapi akhirnya beralih ke Pasuruan. Dia hanya bisa meraba-raba, kemungkinan terkendala izin dari aparat setempat.

“Bisa jadi seperti itu (tak dapat izin,red). Karena untuk melaksanakan pertandingan home, harus mengantongi  izin. Yakni dari polisi setempat dan kepolisian daerah (polda) Surabaya. Prosedurnya memang begitu,” tambahnya. 

Nah,  lantaran sudah ada kepastian lokasi pertandingan,  manajemen PSBK pun sudah bersiap diri. Jika tidak ada aral melintang, tim bakal ngeluruk ke Pasuruan pada Jumat atau Sabtu pagi. Pertimbangannya, karena lokasi  yang terlalu jauh. Sehingga  tim harus  transit terlebih dahulu.

“Beda dengan Kediri yang dekat. Kalau di Pasuruan sepertinya harus transit, kami khawatir kalau terlalu dipaksakan, fisik anak-anak menjadi drop. Pemain juga butuh istirahat dan  mencoba lokasi pertandingan,” katanya. (ziz) 

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia