Kamis, 26 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Ada 23 Rumah, Warga Gili Barat Berbahasa Jawa

Selasa, 17 Apr 2018 09:50 | editor : Aries Wahyudianto

Seoarang perempuan dari Gili Barat tengah mencari ikan dipinggir laut.

Melaut : Seoarang perempuan dari Gili Barat tengah mencari ikan dipinggir laut. (Dok/Radar Gresik)

Gili barat tak saja dikenal dengan keindahan alamanya. Warga yang bertempat tinggal di daerah ini juga memiliki ciri khas. Mereka menggunakan bahasa jawa daripada bahasa Bawean, kenapa berbahasa jawa? menurut warga setempat, mengatakan, "Di Pulau Gili barat warganya sebagian besar adalah pendatang dari jawa,"kata seoarang waerga Ahmad Nur . 

Sebaliknya di Pulau Gili timur penduduknya banyak dari Pulau Madura. Sehingga bahasa sehari-hari yang digunakan adalah bahasa Madura.

Aktivitas warga Pulau Gili pada umumnya adalah pencari ikan ke laut, sebagian ada yang mengadu nasib ke negeri jiran. Sedangkan jumlah kepala keluarga atau rumah di Pulau Gili barat sebanyak 23 rumah. "Umumnya warga disini mencari ikan kelaut, hasilnya tergantung rejeki dari yang kuasa," menurut warga setempat. 

Akses jalan menuju Pulau Gili Barat bisa ditempuh dengan naik sepeda motor. Kelemahannya, sampai saat ini belum teraliri listrik PT PLN Bawean. Menariknya disana ada buah kelapa yang bercabang 9 yang sangat layak dijadikan destinasi wisata di Bawean.(bst/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia