Kamis, 26 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dewan Tolak Penurunan Target IMB

Selasa, 17 Apr 2018 09:14 | editor : Aries Wahyudianto

Sejumlah anggota dewan ketika menggelar rapat dengar pendapat dengan DPM-PTSP dengan kesimpulan menolak penurunan target IMB.

DITOLAK : Sejumlah anggota dewan ketika menggelar rapat dengar pendapat dengan DPM-PTSP dengan kesimpulan menolak penurunan target IMB. (Yudhi/Radar Gresik)

KOTA – Keinginan Dinas Penanaman Modal – Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Gresik menurunkan target Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ditolak DPRD Gresik. Menurut dewan, target yang dicanangkan untuk IMB sudah realistis. Hanya saja, komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang perlu dibenahi agar target bisa terpenuhi.

Dari data yang berhasil dihimpun, pada triwulan pertama 2018 DPM-PTSP hanya mampu mendapatkan retribusi sebesar Rp 4 miliar dari target sebesar Rp 10 miliar. Padahal, dari hasil pemaparan dengan Badan Anggaran (Banggar) sebenarnya untuk potensi pemenuhan target sudah ada  “Tapi karena komunikasinya buruk, akhirnya tidak bisa terbayar,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Moh Syafi’ AM.

Menurut dia, target sebesar Rp 96 miliar sudah sangat realistis. Sehingga, tidak ada alasan bagi DPM-PTSP untuk kembali meminta penurunan target. “Masih sangat realisitis, dan dari data yang dipaparkan juga masih berpotensi untuk tercapai,” terang dia.

Dikatakan, pihaknya melihat permintaan penurunan target ini hanya untuk mendapatkan jasa pungut (japung). Sebab, jika target tidak terpenuhi maka japungnya tidak bisa dicairkan. “Saya kira kok masalah japung saja permintaan penurunan target ini. Seharusnya, DPM PTSP bisa menunjukkan kinerjanya dulu jangan pesimis,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala DPM-PTSP Kabupaten Gresik Mulyanto mengatakan memang pihaknya kesulitan untuk merealisasikan target sebesar Rp 96 miliar. Sebab, hingga saat ini potensi IMB yang masuk di DPM-PTSP baru sebesar Rp 24 miliar. “Kami memang cukup kesulitan, karena potensinya jauh di bawah target yang ditetapkan,” ujarnya.

Menurut dia, sampai saat ini ada sekitar 580 berkas pengajuan yang sudah masuk ke DPM-PTSP Gresik. Potensinya hanya Rp 24 miliar. “Padahal, untuk menyelesaikan ratusan berkas tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kami miliki,” imbuh dia.

Ditambahkan, pihaknya meminta agar target IMB bisa diturunkan pada pembahasan Perubahan APBD (P-APBD) 2018 mendatang. Sesuai potensi yang ada, kemungkinan besar, pendapatan sektor IMB hanya bisa mencapai Rp 35 miliar hingga Rp 40 miliar. “Sekitar angka tersebut,” terangnya. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia