Minggu, 22 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ditemukan Wanita Linglung, Ngaku Habis Diajak Jalan-jalan Teman Pria

Senin, 16 Apr 2018 18:39 | editor : Abdul Rozack

DISELIDIKI: Wanita yang ditemukan di Jalan Gunung Anyar Sawah.

DISELIDIKI: Wanita yang ditemukan di Jalan Gunung Anyar Sawah. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Warga yang tinggal di Jalan Gunung Anyar Sawah atau di sekitar Jalan Gunung Anyar Baru gang II A, digegerkan dengan penemuan perempuan yang linglung dan berbicara sendiri Minggu (15/4) sekitar pukul 09.00. 

Perempuan yang mengenakan kaos hitam dengan celana jeans itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga. Saat ditemukan perempuan yang diduga masih berusia 25 tahunan itu terlihat kusut semua muka dan pakaiannya. 

Warga yang kasihan lantas memberikan makanan dan roti. Mustofa warga Gunung Anyar Sawah mengatakan, kepada masyarakat perempuan tersebut mengaku berasal dari Desa Sumputsari, Sukodono, Sidoarjo.  "Ngakunya dari Sukodono Sidoarjo. Dia diajak keliling oleh teman prianya di Surabaya dua hari," ujar Mustofa, Minggu (15/4). 

Tak hanya itu kepada warga, perempuan yang identitasnya masih misterius itu mengaku handphone (HP) dan perhiasannya diambil oleh lelaki yang mengajaknya keliling. Namun entah benar apa tidak, perempuan tersebut korban perampasan, warga juga belum tahu persis. "Tadi ada yang lapor dan perempuan tersebut langsung dibawa ke Liponsos oleh Linmas," jelasnya. 

Sumani, warga setempat yang juga menjumpai perempuan tersebut mengatakan, diduga perempuan yang mengaku dari Sidoarjo itu setengah agak kurang benar. Karena sering tertawa dan ngomong sendiri Minggu pagi. "Dugaan saya terpengaruh obat-obatan juga. Dan perempuan muda itu juga seperti orang yang linglung," ujar Sumani saat ditemui di tempat kerjanya. 

Minggu sore, saat dibawa di Liponsos perempuan itu saat ditanyai wartawan terlihat linglung dan memberikan keterangan yang belum jelas. 

Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP Abdul Karim saat dikonfirmasi terkait kasus penemuan perempuan tersebut mengaku masih melakukan penyelidikan. "Ini masih koordinasi dengan Linmas. Untuk identitas belum diketahui lengkap," ujar Karim kemarin. 

Apakah korban menjadi korban perampasan atau gendam, Karim juga belum berani berkomentar. Pasalnya saat ini masih sedang koordinasi dengan pihak Linmas.(rus/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia