Kamis, 26 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya
Dewan Minta Ada Evaluasi

Kadang Sepi, Suroboyo Bus Perlu Tambah Jalur

Senin, 16 Apr 2018 14:02 | editor : Abdul Rozack

NYAMAN: Penumpang bus Suroboyo yang cukup membayar dengan sampah plastik.

NYAMAN: Penumpang bus Suroboyo yang cukup membayar dengan sampah plastik. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Pengoperasionalan Suroboyo Bus yang sudah dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya diharapkan segera dievaluasi. Termasuk kebutuhan tambahan jalur serta pembenahan kekurangan terkait operasional bus yang dibeli dari anggaran APBD Surabaya tersebut.

Anggota Komisi B Achmad Zakaria mengatakan, evaluasi Suroboyo Bus karena kendaraan tersebut yang digadang-gadang menjadi salah satu angkutan massal alternative di Surabaya. Jika tidak ada pembenahan untuk kemajuan Suroboyo Bus maka angkutan yang dibeli dengan anggaran miliaran rupiah tersebut akan tidak berfungsi maksimal. 

“Butuh evaluasi seperti apa pengoperasionalan dengan baik,” katanya.

Menurutnya, penambahan jalur Suroboyo Bus juga sangat penting. Tidak hanya untuk jalur sisi utara-selatan tetapi jalur timur-barat dan sebaliknya juga harus dipertimbangkan. Kemacetan jalan karena kendaraan pribadi harus diminimalisir dengan angkutan massal yang mudah. 

“Orang naik angkutan karena banyak angkutan. Jika terlalu lama menunggu dan tidak ada angkutan ya tentu akan naik kendaraan pribadi,” jelasnya.

Politisi PKS ini menambahkan, tidak hanya soal penambahan jalur tetapi efektivitas jam operasional Suroboyo Bus juga harus diperhatikan. Sehingga, masyarakat pengguna kendaraan canggih tersebut bisa memperkirakan kedatangan bus di sejumlah halte yang sudah disediakan. 

“Suroboyo Bus akan jadi idaman jika pengoperasiannya bisa profesional,” terangnya.

Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan, evaluasi memang terus dilakukan. Selama ini pembayaran penumpang dengan sampah palstik juga sangat mendapatkan apreasiasi. Bus dengan daya tampung 67 penumpang tersebut saat ini mulai banyak diminati. 

“Meski kadang sepi tapi juga banyak yang menggunakan fasilitas bus yang beroperasi dari pukul 06.00-22.00 tersebut,” urainya.  

Jalur dari Terminal Purabaya hingga Jalan Rajawali, disebutkan, masih jadi trayek utama. Jalan yang banyak digunakan oleh pengguna jalan tersebut diharapkan bisa tereduksi kemacetannya dengan adanya Suroboyo Bus. Masyarakat bisa menggunakan fasilitas bus tersebut di halte yang sudah tersedia.

Menurutnya, delapan bus yang beroperasi tersebut saat ini sudah mulai menyedot banyak penumpang. Bus yang ngetem di Terminal Purabaya tersebut berjalan sesuai dengan jam operasianalnya masing-masing. 

“Ada atau tidak ada penumpang saat di terminal ya langsung berangkat,” pungkasnya. (vga/rud)

(sb/vga/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia