Rabu, 25 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Biaya Haji Asal Gresik Rp 36 Juta

Keppres Sudah Diteken, Tapi Belum Bisa Bayar

Senin, 16 Apr 2018 09:44 | editor : Aries Wahyudianto

Para CJH Gresik kebingungan hendak melunasi BPIH meski Keppres sudah turun.

BINGUNG : Para CJH Gresik kebingungan hendak melunasi BPIH meski Keppres sudah turun. (Yudhi/Radar Gresik)

Pemerintah menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) Gresik melalui embarkasi Juanda Surabaya, sebesar Rp 36.091.845. Kendati sudah ada keputusan presiden (Keppes) soal BPIH, namun CJH asal Gresik belum bisa melunasi.

PARA CJH Gresik baru bisa membayar setelah ada Keputusan Menteri Agama dan Keputusan Dirjen PHU Kemenang terkait pelunasan haji. Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Gresik M Zaini menjelaskan, molor pelunasannya karena soal regulasi. Sebelumnya menunggu Keppres yang belum turun.

"Setelah Kepres turun, hingga Keppres, CJH ini belum bisa melakukan pelunasan BPIH. Sebab, Keputusan Menteri Agama dan keputusan Dirjen PHU terkait pelunasan haji reguler belum turun," jelas M Zaini.

Disebutkan, untuk nilai BPIH Gresik tahun ini memang ada kenaikan dengan besaran Rp 36.091.845. Dibandingkan tahun sebelumnya memang ada kenaikan sebesar Rp 425.595. Tahun 2017 itu BPIH Gresik ditetapkan sebesar Rp 35.666.250.

Dijelaskan, untuk pelunasan BPIH, pihaknya masih menunggu surat keputusan dari Kementerian Agama di Jakarta. Kemungkinan dalam pekan ini persetujuan sudah turun. Dengan demikian, untuk jadwal pelunasan bisa dilakukan pekan depan.

Jika sudah ada keputusan, maka CJH Gresik yang tahun ini berangkat tinggal menambah BPIH sebesar Rp 11.091.845. Sebab, CJH sudah membayar saat pendaftaran dan pengambilan porsi sebesar Rp 25 juta. “Para CJH sudah kami beri informasi terkait BPIH ini," kata Kasie PHU Kemenag Gresik.

Biaya haji, ujar Zaeni, bukanlah hal yang berat. Sebab, kenaikannya tidak begitu besar, termasuk masih adanya subsidi yang membantu para CJH. jumlah CJH Gresik tahun ini diperkirakan mencapai 2.368 .

Sulaiman, salahsatu CJH asal Manyar mengatakan, dia  lega sudah mengetahui kenaikan harga. Menurutnya, kenaikannya tak terlalu membebani, terlebih sudah ada persiapan biaya sebelumnya.

Apalagi, kata dia, Kemenag sempat memberikan himabauan untuk menyediakan biaya kurang lebih Rp. 36 juta rupiah. “Sabar tunggu segala prosesnya saja,” imbuh Sulaiman. (est/ris)

(sb/est/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia