Kamis, 26 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Globe Deco Competition, Kondisi Bumi dengan Menghias Bola Dunia

Sabtu, 14 Apr 2018 19:58 | editor : Abdul Rozack

BAWA PESAN MORAL: Seorang mahasiswa UK Petra menghias bola dunia dengan berbagai kreasi dalam Globe Deco Competition di Atrium Lenmarc Mall Surabaya,

BAWA PESAN MORAL: Seorang mahasiswa UK Petra menghias bola dunia dengan berbagai kreasi dalam Globe Deco Competition di Atrium Lenmarc Mall Surabaya, Jumat (13/4). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA- Hari bumi diperingati setiap tanggal 22 April secara internasional. Tujuannya untuk meningkatkan kecintaan dan kesadaran masyarakat terhadap bumi tempat mereka tinggal. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati hari bumi, salah satunya dengan mengikuti lomba menghias dunia Globe Deco Competition seperti mahasiswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universita Kristen (UK) Petra yang diadakan di Lenmarc Mall. 

Dengan kuas di tangan kanan dan cat akrilik di tangan kiri, mahasiswa-mahasiswa ini mewujudkan gagasan mereka tentang bumi saat ini ke dalam bola dunia buatan berdiameter 80 sentimeter. Tak hanya mengecat, mereka juga menempeli bola duinia ini sehingga memberikan hasil empat dimensi, ada yang membuat gedung-gedung menjulang, sampah tiruan, maupun kertas gambar yang seolah-olah membentuk bongkahan es kutub yang mencair. 

Public Relation Lenmarc Mall Kukuk F Soeharno selaku penyelenggara acara menjelaskan, dalam perlomaan ini peserta dibebaskan memilih tema dan alat yang digunakan sekreatif mungkin. “Peserta diberi waktu selama enam jam untuk menyelesaikan karyanya, kemudian dipresentasikan kepada dewan juri,” ungkapnya, Jumat (13/4).

Meski tema yang diangkat adalah bumi, hasil bola dunia mereka tak melulu didominasi biru dan hijau. Banyak peserta yang memberikan sudut pandang dan pesan moral yang ingin mereka angkat. Ada di antaranya yang menggambarkan global warming dari berbagai sudut, kepunahan hewan kutub, fenomena es mencair, hutan yang semakin hari semakin habis, bahkan ada juga yang menggambarkan kepadatan penduduk dengan segala aktivitasnya. 

Hasil karya menghias bola dunia ini dinilai dengan mempertimbangkan tiga tiga hal, yakni konsep dan presentasi, kreativitas, juga kerapian. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia