Rabu, 25 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Disuruh di Rumah Saja Pake Daster, Istri Donwori Tak Tahan

Jumat, 13 Apr 2018 23:15 | editor : Abdul Rozack

Donwori pingin istri dirumah saja pakai daster

Donwori pingin istri dirumah saja pakai daster (Grafis: Fajar)

Tugas istri adalah diam di rumah mengurus anak dan kelurga. Namun ada sebagian perempuan yang tak bisa diam di rumah. Banyak alasannya, bisa karena bosan dalam rumah ataupun karena tuntutan ekonomi. seperti yang terjadi pada Karin,30 Yang mengaku tak betah dirumah. Sayangnya, tindakan Karin dihalang-halangi oleh Donwori,36 yang ngotot Karin harus di rumah. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya 

Karin memilih untuk pergi meninggalkan Donwori, suaminya lantaran tak kuat dikurung terus di dalam rumah. Karin adalah perempuan mandiri yang tak suka hanya diam di rumah tanpa kegiatan. ia berkali-kali pamit pada sang suami untuk bekerja namun  berkali-kali juga keinginannya di rem oleh Donwori. 

“ Wes bolak-balik( pamit kerja) tapi ujung-ujunge ya balik nek omah wae ujungnya harus balik jadi ibu rumah tangga lagi,” keluhnya saat berada di Ruang Tunggu Pengadilan Agama Kelas Satu Surabaya.

Karin yang memiliki keahlian dalam bidang jahit mengatakan, dirinya harus bolak-balik masuk pabrik konveksi karena permintaan nyeleneh sang suami.  Maunya Donwori, Karin bekerja dimana tidak ada laki-laki yang satu ruangan dengannya, tentu saja hal itu mustahil. 

“ Aku gak boleh kerja di tempat yang banyak laki-lakinya, ya gak mungkin lah, apalagi pabrik, pasti campur,” imbuh wanita Pacar Keling ini geram.

sempat, karena alasan ini, Karin berkali-kali berbohong pada Donwori. biasanya, ia mulai berbohong pada saat sang suami mulai banyak menginterogasi dirinya seputar pekerjaan. 

“Sempet pas ditanya ada cowoknya gak disana, aku jawabe enggak. lha eh.. lhadalah sing punya pabrike iku koncone pak kaji Somad, tonggoku, diceritakan lah ke  mas bojo, akhirnya aku disuruh berhenti,” paparnya seraya tertawa.

Sempat berkali-kali keluar masuk pabrik, tanpa angin tanpa hujan tiba-tiba Donwori melarang total Karin untuk bekerja. ia bahkan tidak boleh keluar, harus diam saja dirumah mengenakan daster. ia bahkan dilarang  untuk mengenakan celana jeans dan kaos. 

“ ancene lulusan pondok, dadi rodok mbatasi(memang lulusan pondok, jadi sedikit membatasi, Red),” imbuhnya. 

Sempat menurut, akhirnya menyerah juga untuk tetap diam dirumah. alasannya seperti biasa. masalah ekonomi. meskipun serba melarang, Nyatanya Donwori tak mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. iapun harus selalu menahan untuk membeli ini dan itu. akhirnya ia memutuskan untuk bekerja lagi. niatnya membantu suami, Karin malah kena semprot Donwori. 

“ Wis tak sampaikan baik-baik, alasanne. Toh aku ya gak akan nggudo arek lanang (Tidak menggoda lelaki,red). Eh dia malah marah dan nuduh aku istri sing gak nriman, gak kenek diomongi, gak ngerti wae aku ngempet-ngempet selama ini (gak mau menerima apa adanya, tidak bisa diberi tahu, dia gak ngerti saja kalau aku sudah menahan-nahan selama ini,Red).,” pungkasnya dengan tatapan sayu. 

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia