Kamis, 26 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Pajak Visa Progresif Bikin Jamaah Umrah Menurun

Senin, 12 Mar 2018 22:03 | editor : Abdul Rozack

PROMOSI UMRAH MURAH: Travel Mabruro Sidoarjo menawarkan umrah super hemat Rp 18 jutaan di Pameran Haji dan Umrah Ramadhan Amphuri Islamic Travel Expo

PROMOSI UMRAH MURAH: Travel Mabruro Sidoarjo menawarkan umrah super hemat Rp 18 jutaan di Pameran Haji dan Umrah Ramadhan Amphuri Islamic Travel Expo di Atrium Cito Surabaya, Minggu (11/3). (CINTIA KEMALA SARI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Usaha travel haji dan umrah yang disalahgunakan akhir-akhir ini membuat kepercayaan masyarakat terhadap agen travel berkurang. Kondisi tersebut membuat Muhammad Yunan Muzaki, Ketua Panitia Pameran Haji dan Umrah Ramadhan Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) menyelenggarakan pameran haji dan umroh dengan tujuan mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dalam memilih travel haji dan umroh agar tidak menjadi korban penipuan dari travel tidak bertanggungjawab.

“Melalui pameran ini, kami meyakinkan masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk memilih agen travel yang akan digunakan, karena seluruh travel yang mengikuti pameran ini telah memiliki izin dari kemenag,” terangnya saat ditemui di acara Pameran Haji dan Umrah Ramadhan Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) di Atrium City of Tomorrow (Cito) Surabaya, Minggu (11/3).

Selain itu, melalui pameran ini, kepercayaan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat ditingkatkan. Bersama Kemenag, pihaknya juga melakukan revisi terhadap Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). 

Revisi tersebut dilakukan untuk memperketat aturan dan kondisi yang sebelumnya belum diatur. Di antaranya, harga referensi, cara pembayaran, maksimal jangka waktu pemberangkatan, dan sebagainya.

“Selain itu, diselenggarakannya pameran ini untuk mewadahi animo masyarakat yang ingin pergi umrah Ramadhan, karena umrah Ramadhan dianggap spesial. Meskipun harganya relatif tinggi, antusias jamaah tetap tetap tinggi,” terangnya.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Nur Cahya Hadi, Kepala Cabang Surabaya Travel Haji Plus dan Umrah Mabruro. Nur Cahya Hadi menjelaskan, prediksi penurunan jumlah jamaah umrah itu bukan semata-mata karena kasus penipuan agen travel. 

Nur menyebut, tambahan biaya yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi kepada jamaah umrah juga berkontribusi terhadap menurunnya jumlah jamaah. Tambahan biaya sebesar 2000 riyal atau setara Rp 7 jutaan, itu diberlakukan untuk jamaah dengan keberangkatan kedua, ketiga, dan seterusnya dalam tiga tahun terakhir.

“Animo masyarakat akan menurun dengan adanya kebijakan pajak visa progresif. Prospek ke depan umrah minim di harga Rp 20 juta” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, skema harga referensi umrah minimal belum ditetapkan. Namun kisarannya ada di angka Rp 20 juta untuk program sembilan hari. 

Harga referensi atau acuan itu realisasinya bisa berbeda di berbagai daerah. Aturan itu perlu dirumuskan karena ada 12 kota besar di Indonesia yang melakukan penerbangan langsung ke Arab Saudi. 

Sementara untuk menghindari penipuan, dia mengimbau agar calon jamaah memastikan bahwa travel memiliki izin. Selain itu, memiliki akomodasi standar pelayanan minimal, serta waktu program keberangkatan yang jelas.

”Kalau memang ada yang di bawah Rp 20 juta, tapi ada klarifikasi kepada Kemenag, tidak masalah. Yang penting penerbangannya juga jelas, dan visanya aman,” jelasnya.(cin/rud)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia