Selasa, 20 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

PLN Anggarkan Rp 2,7 Triliun, Bangun Transmisi Listrik di Utara Jawa

Kamis, 15 Feb 2018 02:00 | editor : Abdul Rozack

Listrik di sepanjang jalur utara Pulau Jawa yang merupakan bagian dari program 35.000 MW.

Listrik di sepanjang jalur utara Pulau Jawa yang merupakan bagian dari program 35.000 MW. (net)

JAKARTA - PLN tengah membangun jaringan listrik berupa kabel udara tegangan tinggi (SUTET) dan gardu induk tegangan tinggi (GITET) 500 kilo Volt (kV) di sepanjang jalur utara Pulau Jawa yang merupakan bagian dari program 35.000 MW.

PLN resmi memulai pembangunan GITET 500 kV Mandirancan dan Indramayu serta SUTET 500 kV Section 1 & 2 dari Batang ke Mandirancan, dan SUTET 500 kV dari Mandirancan ke Indramayu.

Direktur PLN Regional Jawa Bagian Tengah, Amir mengatakan, jaringan transmisi SUTET 500 kV jalur utara Jawa secara keseluruhan dibangun mulai dari PLTU Tanjung Jati di Jepara, Jawa Tengah hingga ke GITET 500 kV Cibatu Baru, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelumnya, perseroan telah memulai pembangunan transmisi 500 kV Ungaran–Batang dan GITET 500 kV Cibatu yang dimulai pada September 2017.

"Pembangunan transmisi dan gardu induk ini seiring dengan rencana beroperasinya pembangkit-pembangkit baru program 35.000 MW di jalur utara Jawa. Transmisi ini akan menghubungkan pembangkit-pembangkit seperti PLTU Batang, PLTU Tanjung Jati A, PLTU Jawa 3, PLTU Jawa 1 Ekspansi, dan PLTU Indramayu," ujar Amir di Jakarta, Selasa (13/2).

Menurutnya, jalur transmisi jalur utara Jawa ini merupakan jantung sistem kelistrikan Jawa-Bali yang bukan saja akan memperkuat sistem kelistrikan tapi juga akan membawa penghematan yang luar biasa dari sisi hulu.

"Total biaya investasi untuk pembangunan 3 proyek SUTET 500 kV dan 2 GITET 500 kV mencapai Rp 2,7 triliun yang ditargetkan selesai dan dapat beroperasi pada tahun 2019," pungkasnya. (jpg/hen) 

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia