Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Kampanye Dimulai, Tolak Politik Uang

Kamis, 15 Feb 2018 03:35 | editor : Lambertus Hurek

Sosialisasi kampanye damai tanpa politik uang.

Sosialisasi kampanye damai tanpa politik uang. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Masa kampanye pemilihan gubernur (pilgub) dimulai hari ini (15/2). Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sidoarjo, kemarin,   menggelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi  SARA. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Bakesbangpol Sidoarjo ini dihadiri perwakilan Kejari Sidoarjo, Kodim 0816,  Polresta Sidoarjo, dan sejumlah ormas di Kota Delta.

Ketua Panwaslu Sidoarjo Muhammad Rosul mengatakan, deklarasi ini  bertujuan membangun komitmen bersama melawan gerakan politik  uang dan politisasi isu suku, agama, ras, antargolongan (SARA). Panwaslu juga berkomitmen untuk menindak berbagai pelanggaran. "Tidak akan ada tebang pilih," imbuhnya.

Mengenai masa kampanye yang cukup panjang, Rosul mengaku sudah memberikan edaran kepada berbagai kalangan di Sidoarjo. Mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, organisasi perangkat daerah, ormas, hingga partai politik. "Tugas kami melaksanakan regulasi kampanye yang sudah disepakati," jelasnya.

Apabila ditemukan pelanggaran selama kampanye, menurut dia, Paswaslu akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Seperti pemkab terkait netralitas aparatur sipil negara (ASN) dan kepolisian jika dinilai sebagai ranah pidana. "Kami juga kerja sama dengan Polresta Sidoarjo untuk menangani kampanye di media  sosial yang mengandung SARA atau ujaran kebencian," ujarnya.

Sekretaris Bakesbangpol Sidoarjo Zainul Arifin berharap pers juga memberikan informasi yang baik untuk masyarakat. "Peran pers sangat penting dalam suksesnya pemilu. Sebab, media bisa membangun opini," katanya.

Sementara itu, Kanit Tipikor Polresta Sidoarjo Iptu Hari Siswanto mengatakan, pihaknya bertugas saat menerima laporan dan/atau temuan dari panwaslu. Nantinya akan dikaji pasal-pasal yang dilanggar, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan pelapor, saksi, dan terlapor, sampai proses hukum selesai. (mus/rek)

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia