Jumat, 23 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Edarkan SS, Pekerja Proyek Ditangkap

Kamis, 15 Feb 2018 03:15 | editor : Lambertus Hurek

INTEROGASI: Tersangka Rizal Ramadhan (membelakangi kamera) diperiksa Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

INTEROGASI: Tersangka Rizal Ramadhan (membelakangi kamera) diperiksa Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. (IST)

Rizal Ramadhan, 21, warga Jalan Sedati Agung III, Dusun Siwalan, RW 1, Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, ditangkap polisi karena kedapatan membawa sabu-sabu (SS), Senin (12/2) malam. Pekerja proyek itu dicokok saat hendak menyerahkan sabu ke pemesannya. Namun, polisi menghentikan laju kendaraannya di Jalan Sedati Agung.

Barang bukti yang diamankan berupa satu poket sabu seberat 0,32 gram. "Kami melihat tersangka mengendarai sepeda motor. Maka, anggota langsung menghambat laju kendaraannya," kata Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, Rabu (14/2).

Kepada penyidik, tersangka Rizal Ramadhan mengaku mendapat pesan WhatsApp dari seseorang bernama Nasril. Minta tolong dicarikan 'putih', kode untuk sabu. Tersangka pun langsung menghubungi Aldi. Katanya, stok sabunya ada. Kemudian, tersangka bertemu dengan Nasril di Jalan Sedati Agung. 

Nah, setelah mendapat uang Rp 400 ribu, ia menuju ke Pasar Soponyono, Jalan Kedungasem, Rungkut, Surabaya, untuk bertemu Aldi. "Uang tersebut diserahkan dan tersangka menerima satu poket sabu. Kemudian disimpannya dalam saku celana," tutur Sugeng.

Setelah itu, tersangka menuju ke rumah Nasril, sang pemesan barang haram tersebut. Di tengah perjalanan, tiba-tiba dia dihentikan oleh seseorang yang ternyata polisi. Saat digeledah, ditemukan sabu-sabu di saku celana kirinya. Polisi langsung menyita barang bukti sabu dan ponsel milik tersangka. 

"Tersangka mengaku baru beberapa kali mengedarkan sabu. Namun, kami masih menyidiknya dan memburu pemasok sabu," ucap Sugeng. (gun/rek)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia