Minggu, 25 Feb 2018
radarsurabaya
icon-featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Jual 8 Gadis Dibawah Umur

Gerebek Prostitusi Online, Tawarkan ABG Asal Bandung untuk Threesome

Rabu, 14 Feb 2018 23:04 | editor : Abdul Rozack

DIAMANKAN: Polwan menggiring para korban ke mapolrestabes.

DIAMANKAN: Polwan menggiring para korban ke mapolrestabes. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali berhasil membongkar jaringan prostitusi online asal Bandung, Selasa (13/2). Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap 12 orang, empat diantaranya berperan sebagai mucikari. Modus prostitusi online ini melibatkan ABG hingga gadis di bawah umur sebagai pemikat para pria hidung belang. 

Empat mucikari yang ditangkap tersebut ialah Furqon, 24, Irfan, 19, dan Gugun, 26, dan Arsyal,23. Keempatnya merupakan warga asal Bandung. Sedangkan delapan korbannya masing-masing ialah, RS, 16, AN,17, MR,21, SB,19, NB,19, dan YS,19, FNS, 18, serta  Nas,17.  Mereka diamankan dari dua lokasi perbeda, yakni di Jalan Diponegoro dan di sebuah apartemen di Jalan Manyar.  

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan  mengatakan penggerebekan awal dilakukan di salah satu hotel di kawasan Jalan Diponegoro. Dari salah satu kamar tersebut, polisi berhasil mengamankan dua korban. Saat itu, dua korban ABG tersebut sedang malayani tamu dengan seorang pria yang membooking mereka. 

"Saat itu, korban sedang menservice layanan seks threesome," ungkap Kombes Pol, Rudi Rabu (14/2).  

Kemudian setelah dua korban tersebut diamankan, polisi melakukan pengembangan. Dari kedua korban tersebut, mereka mengaku jika mereka melayani tamu berdasarkan orderan dari mucikarinya yang tak lain adalah Furqon 24,  warga Sangkuriang Bandung dan Irfan,19, Jalan Pamekar Bandung. Keduanya diketahui menginap di salah apartemen di kawasan Surabaya Timur.

Ternyata di apartemen ini, polisi tak hanya mengamankan Furqon dan Irfan, tetapi juga ada tiga korban lain yang siap dibooking. Sehingga dari total penggerebekan tersebut, polisi mengamankan lima korban yakni RS, 16, AN,17, MR,21, SB,19, NB,19. Kelimanya merupakan warga Bandung.

"Selain Furqon dan Irfan, kami juga mengamankan mucikari lain, yakni Gugun dan Arysal," ungkapnya. 

Setelah itu, keempat mucikari dan lima korban tersebut dibawa ke Mapolrestabes untuk dilakukan pemeriksaan. Kemudian pada saat proses pemeriksaan Gugun dan Arsyal mengaku jika kelima korban yang diamankan bukanlah anak buahnya. 

"Ternyata  tersangka Gugun dan Arsyal  memiliki anak buah lain. Kemudian kami kembali memeriksa apertemen dan berhasil mengamankan tiga korban lain yakni YS,19, FNS.18, dan Nas, 17, yang juga merupakan warga Bandung,. Sehingga total korban yang kami amankan sebanyak 8 orang, " imbuhnya.

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia