Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Batal Portal, PU Sebut Pengusaha Mau Bantu

Rabu, 14 Feb 2018 09:05 | editor : Aries Wahyudianto

Warga Pulopancikan saat melakukan aksi protes dengan tidur di Jalan Harun Tohir.

PROTES : Warga Pulopancikan saat melakukan aksi protes dengan tidur di Jalan Harun Tohir. (Dok/Radar Gresik)

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik masih berusaha mengajak pengusaha agar mau ikut berpartisipasi membangun Jalan Harun Tohir. Dalam waktu dekat PU, bakal kembali melakukan pertemuan dengan para pengusaha yang memanfaatkan jalan tersebut. Sehingga, terkait rencana pemortalan masih belum dilakukan.

Kepala DPU Kabupaten Gresik Gunawan Setiaji saat dikonfirmasi wartawan mengatakan sudah ada pengusaha yang bersedia untuk ikut berpartisipasi. Saat ini, pihaknya masih terus melakukan komunikasi. “Sudah ada komunikasi dengan pengusaha yang siap untuk membantu perbaikan jalan,” ujarnya.

Dikatakan, rencananya dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan pertemuan dengan pengusaha tersebut. Pihaknya berharap, para pengusaha bersedia ikut membantu, karena mereka yang memanfaatkan jalan tersebut. “Iya, nanti ada pertemuan lagi dengan mereka terkait bantuan perbaikan tersebut,” kata dia.

Saat ditanya terkait rencana pemortalan, pihaknya mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. Yang jelas, pihaknya masih berusaha menjajaki komunikasi agar jalan tersebut bisa dibangun menjadi kelas II. “Kami usahakan dulu untuk komunikasi dengan perusahaan terkait perbaikannya,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga beberapa kali melakukan aksi protes. Terkahir mereka menggelar aksi tidur di tengah jalan dilakukan warga di RW 05, Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik (2/2) lalu. Awalnya mereka membentangkan poster berisi protes dan kecaman kepada pemerintah yang dinilai lambat menyikapi kerusakan jalan.

Tak lama kemudian beberapa warga menggelar karpet di tengah jalan. Beberapa pemuda desa yang sejak awal terlihat vokal menyuarakan perbaikan jalan, tanpa sungkan tidur diatas karpet yang sudah diberi bantal.

Sontak saja, aksi yang dilakukan sekitar 1 jam ini membuat Jalan Harun Thohir yang setiap harinya dilalui kendaraan berat macet total. Dalam aksinya, Koordinator aksi, Supono, 32, menuturkan, aksi blokade ini merupakan salah satu bentuk protes dari lambannya perbaikan Jalan Harun Tohir. (rof)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia