Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Sidoarjo

Atlet Berkuda Sidoarjo Unggul di Ekuestrian

Rabu, 14 Feb 2018 03:10 | editor : Lambertus Hurek

Atlet berkuda Sidoarjo yang memborong medali di Surabaya.

Atlet berkuda Sidoarjo yang memborong medali di Surabaya. (dok)

Sepekan setelah kejuaraan berkuda Piala Menpora di Lapangan Banar, Desa Pilang, Wonoayu, beberapa atlet berkuda Kabupaten Sidoarjo mengikuti Kompetisi Berkuda Emporium di Kenjeran, Kota Surabaya. Hasilnya, tujuh atlet berkuda Kota Delta berhasil membawa pulang medali dan piagam penghargaan.

"Kita punya keunggulan di kelas ekuestrian. Kita juga punya banyak atlet muda yang bisa diandalan," ujar Wakil Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sidoarjo Zahlul Yussar kepada Radar Sidoarjo, Selasa (13/2).

Para atlet muda ini berasal dari klub yang bermarkas di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi. Di antaranya, Lusi Dea, Nathan, Zainul Abidin, Prestalia, dan Zahlul Yussar. Berbeda dengan kejuaraan pacuan kuda di Wonoayu yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan, nomor ekuestrian yang dlombakan di Surabaya menonjolkan ketangkasan. Sang atlet dan kuda harus menyatu agar bisa melewati sejumlah rintangan. "Alhamdulillah, di kelas ekuestrian ini, Sidoarjo 

berhasil memborong medali. Semua atlet yang ikut kejuaraan di Kenjeran itu menang meskipun tidak semuanya dapat emas. Ada yang juara dua, tiga, dan empat," ujar Yussar yang juga atlet berkuda andalan Jawa Timur.

Berkaca pada hasil kejuaraan ini, Yussar optimistis cabang olahraga berkuda bisa bicara banyak di ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun depan. Tujuh atlet ini memiliki potensi untuk mendulang medali di berbagai kejuaraan di Jatim. Termasuk porprov. "Potensi yang bagus ini membuat kami yakin bisa meningkatkan kemampuan atlet-atlet Sidoarjo," ujarnya.

Ditanya kemampuan atlet berkuda dari kabupaten/kota lain, Yusar enggan berkomentar banyak. Menurut dia, semua kabupaten/kota pasti melakukan persiapan serius agar bisa meraih medali di pesta olahraga terbesar di Jawa Timur itu. Namun, atlet-atlet asal Kota Surabaya perlu diwaspadai karena mereka sering mengikuti kejuaraan berkuda baik di tingkat regional maupun nasional. (sar/rek)

(sb/sar/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia