Minggu, 18 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Kopertis Wilayah VII Gandeng Unipa

70 Dosen Calon Asesor Samakan Persepsi

Selasa, 13 Feb 2018 20:06 | editor : Abdul Rozack

WORKSHOP: Puluhan dosen perguruan tinggi swasta mengikuti workshop Penyamaan Persepsi  Penilaian Kinerja Dosen bagi Dosen PTS Calon Asesor, di kampus

WORKSHOP: Puluhan dosen perguruan tinggi swasta mengikuti workshop Penyamaan Persepsi Penilaian Kinerja Dosen bagi Dosen PTS Calon Asesor, di kampus II Universitas PGRI Adi Buana (Unipa), Senin (12/2). (ISTIMEWA)

Surabaya- Kopertis Wilayah VII Jawa Timur menggelar workshop Penyamaan Persepsi  Penilaian Kinerja Dosen bagi Dosen PTS Calon Asesor, di kampus II Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya. Workshop ini dibuka langsung oleh Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VII Widyo Winarso.

Ditemui usai pembukaan berlangsung, Widyo menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas calon asesor. Karena, para calon asesor ini yang nantinya akan menilai beban kinerja dosen. Tentunya, untuk bisa bertugas harus memenuhi kriteri peryaratan tertentu.

Widyo menghimbau, agar  peserta bisa memanfaatkan sebaik-baiknya workshop ini dan berlatih simulasi-simulasi menilai agar bisa bertugas sebagai asesor yang baik ke depannya. 

Dalam workshop ini, terdapat 70 dosen calon asesor yang telah memiliki Nomor Induk Registrasi Asesor (NIRA). Mereka berasal dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jatim. Di antaranya dari  tuan rumah Unipa Surabaya, STIE Perbanas Surabaya, STIE Perbanas Malang, UK Petra Surabaya, Universitas Ciputra, Hang Tuah, Narotama, Universitas Merdeka, UWK, Universitas Widyagama Malang, dan Untag Banyuwangi,  

"Nantinya, kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 12 sampai dengan 13 Februari 2018. Peserta calon asesor akan mendalami berbagai materi terkait beban kerja dosen dan kebijakan Pasca-Serdos, rubrik yang disempurnakan, dan latihan penilaian dan kasus yang akan dipandu langsung oleh Prof Agustinus Ngadiman dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan ProfRudy Handoko dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, terang," R.P. Subekti, Ketua Pelaksana Acara, Senin (12/2).  

Sopanah, salah satu peserta workshop dari Universitas Widyagama Malang mengatakan sosialisasi ini  bertujuan untuk penyamaan persepsi, karena untuk dosen yang telah tersertifikasi harus punya beban kerja dan laporan kinerja. 

"Nah, untuk menilai dari BKD atau LKD tersebut diperlukan oleh asesor dan para peserta ini tak lain calon asesor yang akan bertugas sebagai asesor untuk dosen-dosen yang tersertifikasi. Jadi, poin-poinnya biar sama," tuturnya.  

Menurutnya, tugas utama asesor sendiri, menilai, mengevaluasi BKD dan LKD seluruh dosen yang telah tersertifikasi, jadi dosen yang telah tersertifikasi punya kewajiban setiap semester minimal 16 SKS harus terdiri atas 3 poin yakni  pendidikan, penelitian, dan pengabdian.  

Sementara itu, Rektor Unipa Surabaya Djoko Adi Waludjo, mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Kopertis Wilayah VII ini, karenanya Unipa menyediakan berbagai fasilitas untuk kegiatan ini.

Menurut Djoko, kegiatan ini sangat luar biasa karena ini adalah penyamaan persepsi, tentunya, ini suatu titik tolak bahwa para asesor ini nantinya yang akan menilai beban kinerja dosen. "Unipa Surabaya sendiri, memiliki 270 dosen dan 117 diantaranya telah tersertifikasi,” kata Djoko. (nin/hen

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia